Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Oku Timur Mendata 29 Rumah Warga Diterjang Angin Kencang

📅 Kamis, 21 Agu 2025, 20:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD Oku Timur Mendata 29 Rumah Warga Diterjang Angin Kencang Doc: ANTARA
Ket. Rumah warga Desa Sridadi, Kecamatan Buay Madang, Kabupaten OKU Timur, Sumsel rusak berat diterjang angin kencang, Kamis (21/8/2025).

MARTAPURA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan mendata  29 rumah warga di wilayah itu diterjang angin kencang hingga mengalami rusak berat dan ringan.

"Berdasarkan hasil pendataan terakhir tercatat sebanyak 29 rumah warga Desa Sridadi, Kecamatan Buay Madang terdampak bencana angin kencang yang terjadi pada Rabu (20/8), sekitar pukul 18.30 WIB," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD OKU Timur, Budi Widiyanto, di Martapura, Kamis (21/8).

Dia mengatakan bencana alam yang disebabkan curah hujan tinggi disertai angin kencang tersebut, menyebabkan tujuh rumah warga mengalami rusak berat bagian atap serta dinding dan 22 unit lainnya rusak ringan.

Angin kencang juga menyebabkan sembilan pohon tumbang sehingga sempat mengganggu aktivitas masyarakat di wilayah itu.

Sejumlah fasilitas umum, seperti mushalla, tribun lapangan bola, dan tenda perlombaan perayaan 17 Agustus 2025 di desa itu porak-poranda diterjang angin kencang.

"Rata-rata kerusakan pada fasilitas umum ini di bagian atapnya," katanya.

Pihaknya telah menerjunkan personel ke lokasi bencana alam untuk membantu warga memperbaiki rumah yang rusak diterjang angin kencang dan menangani pohon tumbang menggunakan gergasi mesin agar mudah disingkirkan.

"Hingga sore tadi proses evakuasi pohon tumbang sudah rampung dilakukan oleh petugas kami di lapangan. Sebagian besar warga juga telah memperbaiki atap rumah yang disapu angin kencang," ujarnya.

Ia mengingatkan masyarakat tetap waspada menghadapi potensi bencana susulan guna mengantisipasi jatuh korban.

"Kami juga meningkatkan patroli di lokasi bencana guna mengantisipasi bencana susulan untuk mengantisipasi korban jiwa," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.