Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AKHKI: Digitalisasi Royalti Lagu Dinilai Perlu Segera Diterapkan

📅 Kamis, 21 Agu 2025, 00:45 WIB | Oleh:
AKHKI: Digitalisasi Royalti Lagu Dinilai Perlu Segera Diterapkan Doc: Freepik

JAKARTA - Ketua Umum Asosiasi Konsultan Hak Kekayaan Intelektual Indonesia (AKHKI), Dwi Anita Daruherdani, menilai sistem royalti di Indonesia perlu pembaruan. Menurut dia, pendataan lagu secara digital bisa menjadi solusi transparansi distribusi royalti.

“Jika menggunakan sistem digital, perhitungan lagu yang diputar akan lebih tepat,” ujar Dwi, Selasa (19/8).

Ia menambahkan, dengan sistem tersebut, besaran royalti yang diterima sesuai lagu yang benar-benar diputar di ruang publik.

Menurut Dwi, Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) juga perlu membenahi data anggotanya.

“Siapa saja pencipta lagu dan pemilik hak terkait lainnya yang berada dalam naunganya (LMK),” kata Dwi.

Dwi juga menyoroti perlunya audit LMK. “Audit penting dilakukan karena masih ada pembagian royalti yang tidak jelas,” tutur dia.

Selama ini, menurut Dwi, perhitungan royalti mengacu pada pengakuan pengelola tempat hiburan. “Misalnya restoran, (besaran royaltinya) dihitung berdasarkan jumlah kursi, tanpa merinci lagu yang diputar,” ujar dia.

Hal ini dinilai kurang akurat dalam memastikan pencipta menerima royalti secara adil. “Sehingga masyarakat akan memandang penting bidang kekayaan intelektual ini,” kata Dwi.

Ia mencontohkan, praktik di luar negeri, penyelenggara konser wajib membayar royalti sebelum izin acara diterbitkan. Dwi menyarankan, Indonesia mengarah pada sistem serupa, termasuk digitalisasi penuh agar distribusi royalti lebih transparan. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

56 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.