Code Stroke, Sistem Penanganan Komprehensif untuk Stroke Akut
📅 Rabu, 20 Agu 2025, 17:35 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: RSPI
JAKARTA - Stroke adalah salah satu kondisi darurat medis yang membutuhkan tindakan cepat dan tepat untuk meminimalkan kerusakan otak yang lebih serius. Salah satu penanganan darurat untuk menangani stroke adalah Code Stroke.
“Code Stroke adalah sistem medis darurat untuk menangani stroke dengan cepat, melibatkan tim medis dan teknologi imaging seperti MRI atau CT-Scan,” jelas dr. Sigit Dewanto H., Sp. N, FINS, FINA, Dokter Spesialis Neurologi Subspesialis Neurologi Intervensi RS Pondok Indah – Puri Indah, melalui siaran pers pada hari Rabu (20/8).
Di RS Pondok Indah - Puri Indah, sistem Code Stroke telah diterapkan untuk menangani pasien stroke akut dengan cepat dan efektif, memaksimalkan peluang pemulihan pasien. Sistem ini melibatkan koordinasi berbagai tim medis yang bekerja sama sejak pasien tiba di Unit Emergency hingga intervensi medis lanjutan dilakukan.
Ia menerangkan, Code Stroke merupakan sistem yang dirancang untuk memastikan penanganan segera terhadap pasien yang dicurigai mengalami stroke. Dalam sistem ini, tim medis seperti dokter spesialis neurologi, dokter Emergency, dokter umum, dokter spesialis radiologi, laboratorium, dan farmasi bekerja sama secara terkoordinasi.
Ketika seorang pasien tiba di UGD dengan gejala stroke, sistem ini diaktifkan sehingga seluruh tim medis dapat segera bersiap untuk memberikan perawatan yang diperlukan, mulai dari pemeriksaan awal hingga intervensi medis menggunakan teknologi imaging seperti MRI atau CT-Scan.
Pentingnya Respon Cepat
Ada dua jenis stroke, yaitu stroke iskemik yang dikenal sebagai golden period. Waktu optimal ini adalah kurang dari 4,5 jam sejak onset atau saat gejala stroke pertama kali muncul. Jika penanganan dilakukan dalam jangka waktu ini, sel-sel otak yang rusak akibat kekurangan oksigen dapat diminimalisasi. Dengan demikian potensi pemulihan menjadi lebih besar.
“Semakin cepat pasien mendapat penanganan, semakin besar peluang pemulihannya dan semakin kecil risiko kerusakan permanen pada otak,” paparnya.
Alur Penanganan Pasien
Begitu pasien dengan gejala stroke tiba di ruang gawat darurat atau emergency, dokter akan melakukan pemeriksaan awal dan menanyakan waktu onset gejala. Jika dicurigai stroke dan onset-nya masih dalam jendela golden period, Code Stroke diaktifkan.
“Selanjutnya, tim laboratorium segera mengambil sampel darah, dan tim radiologi mempersiapkan pemeriksaan pencitraan untuk memastikan diagnosis stroke dan menentukan apakah stroke disebabkan oleh sumbatan atau perdarahan di otak,” ungkap dr. Sigit.
Jika stroke disebabkan oleh sumbatan, tindakan trombolisis menggunakan infus dilakukan untuk melarutkan sumbatan tersebut. Dalam beberapa kasus, terutama jika sumbatan besar dan sulit diatasi dengan trombolisis, tim medis dapat memutuskan untuk melakukan mechanical thrombectomy, yakni prosedur endovaskular di mana kateter dimasukkan ke pembuluh darah untuk menghilangkan sumbatan tersebut.
Teknologi dan Tantangan dalam Implementasi
Penerapan Code Stroke di RS Pondok Indah - Puri Indah didukung oleh teknologi pencitraan seperti MRI Brain 3 Tesla dan CT-Scan Head 512 Slice. Kedua teknologi sangat krusial dalam memastikan jenis stroke yang dialami pasien.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!