Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Padang Latih Pelaku Wisata Tingkatkan Kenyamanan Wisatawan

📅 Selasa, 19 Agu 2025, 16:15 WIB | Oleh:
Pemkot Padang Latih Pelaku Wisata Tingkatkan Kenyamanan Wisatawan Doc: ANTARA/Muhammad Zulfikar
Ket. Festival Sipasan salah satu kegiatan tahunan yang diadakan oleh etnis Tionghoa di Kota Padang, Sumatera Barat yang berhasil mendatangkan wisatawan dari berbagai daerah.

Padang -- Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), melatih para pelaku wisata termasuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di daerah itu meningkatkan layanan, keamanan dan kenyamanan bagi wisatawan.

"Pelatihan ini ditujukan agar pengelola wisata mampu meningkatkan kapasitas dalam menjaga keamanan dan kenyamanan setiap pengunjung objek wisata di Kota Padang," kata Staf Ahli Wali Kota Padang Bidang Sumber Daya Manusia dan Kemasyarakatan, Syahrial Kamat di Kota Padang, Selasa.

Hal tersebut disampaikan Syahrial Kamat saat membuka pelatihan hospitality tourism bagi pelaku UMKM dan pengelola tempat wisata yang ada di Kota Padang.

Syahrial mengatakan pelatihan pelayanan termasuk kenyamanan tersebut penting untuk diberikan kepada pelaku UMKM maupun pengelola objek wisata. Langkah ini ditujukan agar tidak ada wisatawan yang menjadi korban pungutan liar di tempat wisata.

Menurut dia, wisatawan yang datang dari berbagai daerah tidak hanya untuk mengunjungi destinasi semata, namun juga untuk berbelanja berbagai macam produk UMKM. Oleh sebab itu, penting bagi pengelola objek wisata memberikan pelayanan yang ramah terhadap tamu.

"Agar wisatawan betah dan mau belanja produk UMKM, maka perlu dijaga kenyamanan dan keamanannya," kata dia mengingatkan.

Menurut dia, berbagai objek wisata yang ada di Ranah Minang terutama Kota Padang tidak kalah dengan Bali.

Selain memiliki pantai dan pulau-pulau kecil, Padang juga mempunyai perbukitan, gunung, wisata kota tua hingga kulinernya yang sudah mendapatkan pengakuan di kancah internasional.

"Soal keindahan alam, Padang punya segalanya. Bahkan Bali kalah oleh kita," ucap dia.

Meskipun memiliki banyak destinasi yang bisa dikunjungi, pemerintah daerah menilai pelaku wisata dan UMKM tetap harus mendapatkan pelatihan pelayanan terhadap wisatawan.

"Kota Padang ingin seluruh pelaku usaha di objek wisata menjaga keamanan dan kenyamanan wisatawan," kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yudi Indrasyani menyebutkan sebanyak 30 pelaku usaha mendapatkan pembekalan pengetahuan hospitaity tourism selama 19 hingga 21 Agustus 2025.

"Kita berharap pelaku usaha mendapatkan inspirasi baru dalam melayani para wisatawan," kata Yudi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mobil Tabrak Kerumunan Oran...

Prosesi adat kansoda'a di Wakatobi

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.