Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur DKI Buka Job Fest Gelombang 3, Sediakan Ribuan Lowongan Kerja

📅 Selasa, 19 Agu 2025, 14:15 WIB | Oleh:
Gubernur DKI Buka Job Fest Gelombang 3, Sediakan Ribuan Lowongan Kerja Doc: Istimewa

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, resmi membuka Jakarta Job Festival (Job Fest) Gelombang 3 di Plaza Bendera, Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur, Selasa (19/8). Acara yang berlangsung hingga Rabu (20/8) ini menghadirkan 37 perusahaan dengan ribuan lowongan kerja untuk para pencari kerja.

Dalam sambutannya, Pramono menegaskan komitmen Pemprov DKI melalui Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertrans dan Energi) untuk terus memperluas kesempatan kerja. Hingga saat ini, tercatat 13 kali Job Fest telah digelar dari target 21 kegiatan sepanjang tahun. Secara keseluruhan, 458 perusahaan terlibat dan berhasil menyerap 1.450 tenaga kerja atau 38,39 persen dari total 3.700 pendaftar.

“Tentunya saya berharap lebih dari dua ribu lowongan kerja yang tersedia kali ini benar-benar bisa dimanfaatkan oleh para pencari kerja,” ujar Pramono didampingi Kepala Disnakertrans dan Energi, Syaripudin, serta Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin.

Pramono juga memaparkan capaian ekonomi ibu kota. Pada triwulan II-2025, pertumbuhan ekonomi Jakarta mencapai 5,18 persen, lebih tinggi dari pertumbuhan nasional sebesar 5,12 persen. Dengan kontribusi 16,61 persen terhadap perekonomian nasional, Jakarta dinilai memiliki peran penting dalam menciptakan lapangan kerja baru.

Namun, ia menyoroti banyaknya pencari kerja dari luar daerah yang ikut serta dalam Job Fest.

“Ini menandakan masalah ketenagakerjaan bukan hanya dialami Jakarta, melainkan juga daerah lain. Banyak warga yang berharap bisa bekerja di Ibu Kota,” jelasnya.

Karena itu, ia mengimbau perangkat daerah dan pemangku kepentingan untuk memastikan proses perekrutan berlangsung terbuka, transparan, dan memberi kesempatan yang sama bagi semua pelamar.

“Jangan sampai terjadi seperti di beberapa daerah, lowongan terbatas tapi pelamarnya sampai ribuan hingga ada yang pingsan. Saya tidak ingin itu terjadi di Jakarta,” tegasnya.

Lebih lanjut, Pramono mengungkapkan tingginya permintaan tenaga kerja Indonesia dari luar negeri seperti Jepang, Korea, dan Australia. Namun, kendala utama yang dihadapi calon tenaga kerja adalah keterbatasan kemampuan bahasa asing. Untuk itu, ia meminta Disnaker DKI menyiapkan Mobile Training Unit (MTU) yang bisa memberikan pelatihan bahasa asing hingga ke tingkat kelurahan.

Selain membuka kesempatan kerja, Job Fest 2025 di Velodrome juga menghadirkan layanan terpadu, mulai dari administrasi kependudukan, perizinan, samsat, pameran unit pelatihan keliling, hingga konseling karier. Berbagai hiburan juga disajikan untuk menarik minat masyarakat.

Dengan beragam fasilitas tersebut, Job Fest diharapkan dapat menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk lebih mudah mengakses lapangan pekerjaan, sekaligus mendukung upaya Pemprov DKI dalam memperkuat daya saing tenaga kerja di Jakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.