Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Semoga Sungguh dari Hati, Bukan Paksaan, Napi Teroris Kibarkan Merah Putih

📅 Minggu, 17 Agu 2025, 10:42 WIB | Oleh:
Semoga Sungguh dari Hati, Bukan Paksaan, Napi Teroris Kibarkan Merah Putih Doc: ist
Ket. Upacara peringatan HUT Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang, Jakarta, Minggu (17/8/2025).

JAKARTA – Ini kejadian bagus, saat pada peringatan hari kemerdekaan RI, para narapidana kasus tindak pidana terorisme (napiter) mengibarkan bendera Merah Putih. Mereka ikut jadi petugas upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang, Jakarta, Minggu.

Upacara berlangsung khidmat. Suasana haru menyelimuti lapangan upacara tatkala para warga binaan menundukkan kepala dengan khusyuk saat bendera Merah Putih digerek hingga ke puncak tiang, beberapa di antaranya juga menitikkan air mata.

“Kemerdekaan adalah hak seluruh bangsa. Melalui peringatan HUT RI, kami ingin meneguhkan kembali semangat persatuan, sekaligus menanamkan kesadaran bahwa cinta tanah air adalah bagian penting dalam proses pembinaan,” kata Kepala Lapas Cipinang Wachid Wibowo dalam keterangan tertulis.

Upacara di Lapas Cipinang dipimpin oleh Kepala Bidang Administrasi Keamanan dan Ketertiban Yulius Jum Hertantono selaku inspektur upacara.

Dalam amanatnya, Yulius yang mewakili kepala lapas mengatakan kemerdekaan tidak hanya simbol sejarah, tetapi juga amanah untuk diwujudkan dalam perubahan sikap dan perilaku yang lebih baik, termasuk bagi para warga binaan.

“Mengibarkan bendera adalah tanda kebanggaan terhadap bangsa. Ketika dilakukan oleh warga binaan, apalagi napiter, hal ini menunjukkan adanya perubahan cara pandang. Inilah esensi pemasyarakatan, yaitu menghadirkan proses pembinaan yang menumbuhkan kesadaran akan nasionalisme dan persatuan,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu napiter berinisial BS mengungkapkan rasa bangganya bisa ikut berpartisipasi dalam upacara HUT Ke-80 RI. Dia pun bercerita mengenai perjalanan dirinya memaknai rasa cinta kepada tanah air.

“Dulu saya punya pandangan yang salah tentang negara, tapi hari ini saya berdiri tegak di bawah bendera Merah Putih dengan perasaan berbeda. Saya belajar bahwa mencintai Indonesia adalah bagian dari iman saya. Saya ingin berubah dan berkontribusi positif,” tuturnya.

Selain upacara bendera, momentum HUT RI di Lapas Cipinang juga diramaikan dengan berbagai lomba khas kemerdekaan yang melibatkan petugas pemasyarakatan dan warga binaan.

Lapas Cipinang berkomitmen untuk senantiasa menghadirkan pembinaan yang Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel (PRIMA) agar warga binaan mampu bangkit, berubah, dan dapat kembali ke masyarakat sebagai insan yang lebih baik.

Semoga tugas ini benar-benar dari hati dan bukan paksaan karena sebagai napi. Harapannya mereka kembali hidup sebagai manusia normal, bukan pembunuh seperti teroris selama ini yang mereka jalankan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.