Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gaikindo Minta Pemerintah Bantu dengan Kebijakan Insentif Seperti Saat Pandemi

📅 Minggu, 17 Agu 2025, 11:00 WIB | Oleh:
Gaikindo Minta Pemerintah Bantu dengan Kebijakan Insentif Seperti Saat Pandemi Doc: Antara
Ket. Pengunjung memadati ruang pamer mobil di ajang pameran automotif GIIAS 2025 di ICE BSD, Serpong, Tangerang, Banten, Kamis (24/7/2025).

JAKARTA - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) inginkan adanya peran pemerintah dalam membantu penjualan kendaraan baru di Indonesia seperti pada masa pandemi yang lalu.

Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Kukuh Kumara mengatakan hal tersebut merupakan bentuk kewaspadaan terhadap agresifnya Malaysia dalam menjual kendaraan, sehingga memiliki selisih yang tidak terlalu jauh dengan Indonesia pada 2024 yang lalu.

“Ini adalah peran pemerintah yang krusial. Kita harapkan jangka pendeknya, harusnya ada insentif seperti pada waktu pandemi,” kata Kukuh di Jakarta, Jumat (15/8).

Menurut dia, Malaysia berhasil menjual kendaraan sekitar 816.747 unit pada 2025. Jumlah tersebut tidak terlalu jauh dengan apa yang didapatkan oleh Indonesia.

Dalam periode yang sama, Indonesia melalui data yang dibagikan oleh Gaikindo berhasil mencatatkan angka penjualan sebanyak 865.723 unit.

Meski begitu, terdapat kabar bahwa Malaysia memiliki kinerja yang cukup positif sehingga mampu menyusul angka penjualan yang dimiliki oleh Indonesia baru-baru ini.

Menurut dia, data yang dibagikan oleh ASEAN Automotive Federation (AAF), Indonesia dalam periode Januari sampai dengan Mei 2025, Indonesia masih memimpin.

"Dari penjualan bulan Januari sampai Mei 2025, Juli belum keluar datanya. Itu sumber datanya dari AAF, Indonesia masih unggul dibandingkan Malaysia,” ujar dia.

Menurut catatan Gaikindo, penjualan semester I 2025, penjualan ritel (dari diler ke konsumen) berhasil mencapai 390.467 unit. Meski demikian, angka tersebut masih kurang positif dibandingkan dengan tahun sebelumnya di periode yang sama.

Sementara pada catatan Wholesales (dari Pabrik ke diler), Gaikindo mencatat juga terdapat penurunan sejumlah 8,6 persen atau hanya berhasil 374.740 unit, dari sebelumnya mencapai 410.020 unit.

“Itu juga semacam peringatan. Kerana kemudian selisihnya Indonesia dengan Malaysia itu sedikit,” kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.