Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Basarnas Makassar Gelar Siaga Merah Putih Kawal 1.942 Pendaki Gunung Bawakaraeng

📅 Sabtu, 16 Agu 2025, 17:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Basarnas Makassar Gelar Siaga Merah Putih Kawal 1.942 Pendaki Gunung Bawakaraeng Doc: ANTARA
Ket. Suasana tim Basarnas Makassar memberikan briefing pada para pendaki sebelum melanjutkan perjalan ke puncak Gunung Bawakaraeng di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Sabtu (16/8/2025).

GOWA – Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, menyebutkan Basarnas Makassar menggelar Siaga Merah Putih untuk mengawal 1.942 pendaki yang terdata menuju puncak Gunung Bawakaraeng di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

"Ribuan pendaki tersebut melakukan registrasi di posko induk Lembana pada hari kedua pelaksanaan Siaga Merah Putih," kata Sultan di Gowa, Sabtu (16/8).

Dia mengatakan pelaksanaan Siaga Merah Putih itu dilakukan sejak Jumat (15/8) hingga Ahad (17/8). Hal itu mengingat banyaknya jumlah pendaki yang diprediksi terus bertambah untuk merayakan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di puncak Gunung Bawakaraeng.

Jalur pendakian tersebut lanjut dia, melalui Bulu Ballea, Lembana, Tassoso dan Panaikang. Jumlah pendaki diprediksi terus bertambah untuk melakukan pengibaran bendera di puncak Gunung Bawakaraeng dengan ketinggian 2.830 MDPL dan lembah Ramma.

Sebelum sebelum pemberangkatan Tim Basarnas mengawal para pendaki, apel Siaga Merah Putih dipimpin langsung oleh; Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Makassar, Basarnas Makassar Muhammad Arif Anwar.

"Kegiatan Siaga Merah Putih ini adalah gelaran tahunnya, karena setiap tahun jumlah pendaki ke Gunung Bawakaraeng untuk merayakan HUT RI semakin meningkat," katanya.

Sementara itu, salah seorang Pendaki asal Makassar Ochi Umaimah mengatakan, ini adalah momen spesial baginya untuk memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Gunung Bawakaraeng.

"Ini baru pertama kali saya ke Gunung Bawakaraeng, namun sebelumnya sudah mempersiapkan diri dengan melakukan jogging secara rutin," katanya.

Dia mengatakan, mendaki bukan sekedar menikmati pemandangan alam, tapi harus menjaga alam, sekaligus melatih kekompakan dan kerja sama tim.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.