Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Project 1945, Jenama Parfum yang Bangga dengan Identitas Lokal

3 Sabtu, 16 Agu 2025, 15:15 WIB | Oleh:
 Project 1945, Jenama Parfum yang Bangga dengan Identitas Lokal  Project 1945, Jenama Parfum yang Bangga dengan Identitas Lokal Doc: Shopee
Ket. Jeffrey, pemilik Project 1945. Produk pafunya adalah The Great Batavia, Bambu Runcing, Sunset in Sumba. Princess of Java.

Pada era modern saat ini, semakin terbukanya ruang berkreasi dan kemajuan teknologi telah melahirkan banyak cara untuk turut berkontribusi dalam melestarikan kearifan lokal Indonesia. Membangun jenama lokal menjadi salah satu cara efektif, seperti Project 1945.

Jeffrey, pemilik Project 1945 membawa cerita tentang semangat perjuangan hingga mengangkat kecantikan nusantara yang dikemas dalam desain modern. Apa yang dilakukan berawal dari diskusi santai tentang bagaimana inspirasi untuk sebuah karya, produk dan gaya hidup kebanyakan masih terinspirasi dari negara lain.

“Padahal Indonesia punya budaya yang kaya cerita dan keindahan alam yang luar biasa. Dari situ kami termotivasi untuk mengangkat daerah dan budaya Indonesia melalui produk kami,” ungkapnya.

Pada tahun 2021, ia melihat industri parfum perlahan mulai berkembang dan memiliki potensi yang kuat. Sehingga diputuskan untuk meluncurkan Project 1945, sebuah nama yang menurut dia membawa rasa bangga dan merepresentasikan identitas yang ingin disampaikan.

“Tujuan kami adalah untuk memperkenalkan dan membawa keindahan Indonesia semakin dekat dengan masyarakat, khususnya anak-anak muda sekarang. Itu juga yang menjadi alasan utama kami berjalan berdampingan bersama Shopee sejak awal, untuk semakin mengoptimalkan teknologi dalam membuka akses lebih luas terhadap produk kami,” tuturnya.

Rayakan Indonesia dalam Setiap Aroma

Membangun usaha dari nol bukanlah hal yang mudah bagi Jeffrey dan rekan-rekannya. Salah satu tantangan terbesar baginya adalah memikirkan cara agar produk wewangian dengan identitas lokal dapat tetap relevan dan memiliki daya tarik bagi konsumen modern.

“Selain itu, pada tahun 2021, stigma terhadap parfum lokal di Indonesia masih cukup kuat, dimana persepsi mengenai kualitas produk parfum lokal yang belum bisa bersandingan dengan merek internasional. Tetapi, kami pun tetap memberanikan diri untuk meluncurkan tiga produk Eau De Parfum,” lanjut Jeffrey.

Tiga produk pertama Project 1945 adalah The Great Batavia, Bambu Runcing dan Sunset in Sumba. Masing-masing dari produk tersebut memiliki ceritanya sendiri: The Great Batavia terinspirasi dari Jakarta tempo dulu, ketika ibu kota masih bernama Batavia dihadirkan sebagai wangi klasik yang akan selalu menjadi ikon.

Sunset in Sumba menyoroti keindahan pulau Sumba, rumah bagi salah satu resort yang pernah dinobatkan sebagai salah satu yang terbaik di dunia, namun belum banyak dikenal masyarakat Indonesia. Bambu Runcing mengemas simbol perjuangan rakyat Indonesia menjadi aroma yang berani dan penuh semangat.

Tidak berhenti di situ, salah satu inovasi yang juga menjadi produk best seller dari Project 1945 adalah Princess of Java yang terinspirasi dari personifikasi sosok Ibu Kartini. Jeffrey bersama tim berupaya untuk menemukan aroma yang tepat untuk menggambarkan karakter serta personifikasi melalui parfum tersebut. Harapannya saat orang menggunakan Princess of Java dapat merasakan semangat serta keanggunan para pahlawan wanita.  

Dalam setiap racikan parfumnya, Project 1945 selalu berusaha untuk memperhatikan sentuhan autentik Indonesia. Salah satu contohnya adalah Waters of Maluku, parfum yang terinspirasi dari kehidupan masyarakat Maluku yang berpusat di sekitar perairan.

Kehidupan mereka yang mencari nafkah sebagai nelayan hingga mengekspor hasil bumi seperti cengkeh. Mengambil dari elemen ini, Project 1945 memasukan cengkeh asli Maluku ke dalam formulanya, untuk menciptakan aroma yang segar sekaligus hangat. Perpaduan cerita dan bahan baku inilah yang menjadi ciri khas dari Project 1945, menjadikannya bukan hanya sekedar parfum, tetapi potret aroma dari kekayaan nusantara.

“Bekerja sama dengan para perfumer berpengalaman, kami berupaya untuk memahami betul mengenai kualitas dan teknologi parfum. Tantangan dalam proses pembuatan parfum adalah menciptakan parfum beraroma segar yang tetap tahan lama di iklim tropis. Untuk bisa sampai di titik ini butuh proses pembelajaran yang panjang dan mendalam tentang penggabungan molekul hingga keseimbangan kimia yang tepat,” lanjut Jeffrey. 

Bagi Project 1945, perjalanannya bersama Shopee dimulai saat hari peluncuran brand parfum lokal ini pada Desember 2021. Jeffrey dan teman-temannya membangun bisnis ini dengan modal sendiri, sehingga menjadi hal yang sulit jika harus membuka toko fisik. Shopee pun menjadi etalase digital yang memperkenalkan produk Project 1945 dan menjadi jalan untuk memperluas jangkauan kepada konsumen di berbagai daerah.

“Kami melihat Shopee bukan hanya sebagai tempat berjualan, tetapi juga sebagai partner strategis untuk pertumbuhan Project 1945. Kami memilih Shopee awalnya karena kita lihat masyarakat Indonesia khususnya target audience kita sudah terbiasa berbelanja di Shopee,” paparnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Polri Mutasi 264 Perwira Ti...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mabes Polri Belum Beri Penjelasan Isu Penangkapan Jenderal dan Petinggi Polri lainnya   

Mabes Polri Belum Beri Penjelasan Isu Penangkapan Jenderal dan Petinggi Polri lainnya  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.