Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tak Ada Tantiem, Dasco Pastikan Wamen Jabat Komisaris BUMN Wakili Pemerintah

📅 Jumat, 15 Agu 2025, 20:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tak Ada Tantiem, Dasco Pastikan Wamen Jabat Komisaris BUMN Wakili Pemerintah Doc: ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi
Ket. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di kompleks parlemen, Jakarta, Jumat (15/8/2025).

JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan para wakil menteri (wamen) yang menduduki jabatan komisaris di sejumlah BUMN tidak menerima tantiem atau bonus dari perusahaan. 

Pasalnya, kata dia, para wakil menteri itu ditunjuk jadi komisaris sebagai wakil pemerintah.

"Justru memang wamen-wamen itu ditaruh oleh Presiden untuk perpanjangan tangan pemerintah," kata dia usai mendengar pidato Presiden Prabowo soal keuangan di kompleks parlemen, Jakarta, Jumat (15/8).

Tantiem BUMN adalah bonus atau pembagian keuntungan yang diberikan kepada jajaran direksi, dewan komisaris, dan dewan pengawas Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai bentuk penghargaan atas kinerja mereka selama satu tahun buku.

Dasco mengatakan upaya Presiden Prabowo Subianto untuk menghapus tantiem atau bonus bagi para komisaris akan membuat BUMN menjadi hemat.

Dia mengatakan penghapusan bonus bagi komisaris itu akan membuat penghematan BUMN sekitar Rp17-18 triliun secara total. Kebijakan itu, kata dia, sudah disampaikan sekitar 1,5 bulan yang lalu.

"Pengurangan jumlah komisaris, itu lebih dari separuh komisaris di satu BUMN jumlahnya dikurangi. Lalu yang kedua memang tantiemnya ditiadakan," kata Dasco usai mendengar pidato Presiden Prabowo soal keuangan di kompleks parlemen, Jakarta, Jumat (15/8).

Di sisi lain, dia juga mengatakan bahwa para wakil menteri (wamen) yang menduduki jabatan komisaris di sejumlah BUMN pun tidak menerima bonus tersebut. Pasalnya, kata dia, para wakil menteri itu ditunjuk jadi komisaris sebagai wakil pemerintah.

"Justru memang wamen-wamen itu ditaruh oleh Presiden untuk perpanjangan tangan pemerintah," kata dia.

Dalam pidato soal keuangan, Presiden Prabowo mengatakan bahwa tantiem merupakan akal-akalan saja. Dia pun heran ada komisaris di sebuah BUMN yang menerima tantiem sebesar Rp40 miliar dalam setahun, walaupun hanya ikut rapat sekali dalam setiap bulan.

"Saya telah perintahkan Danantara, Danantara tidak perlu tantiem kalau rugi, dan untungnya harus untung benar, bukan akal-akalan," kata Presiden yang disambut tepuk tangan audiens.

CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani sebelumnya telah menerbitkan kebijakan menghapus tantiem untuk komisaris-komisaris BUMN sebagaimana ditetapkan dalam Surat Edaran (SE) Nomor S-063/DI-BP/VII/2025.

Menurut Presiden, ada banyak yang harus dibenahi dalam tata kelola BUMN, mengingat keuntungan yang disetorkan BUMN kepada negara belum sesuai harapan.

"Aset-aset yang dimiliki bangsa Indonesia, yang berada di BUMN-BUMN kita asetnya adalah senilai lebih dari 1.000 triliun USD. Harusnya, BUMN itu menyumbang kepada kita minimal 50 miliar dolar (AS). APBN kita tidak defisit (jika menerima setoran 50 miliar dolar AS dari BUMN, red.)," kata Presiden Prabowo di hadapan para wakil rakyat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.