Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

YouTube Uji Coba Verifikasi Usia Berbasis AI di AS

3 Kamis, 14 Agu 2025, 21:15 WIB | Oleh:
YouTube Uji Coba Verifikasi Usia Berbasis AI di AS YouTube Uji Coba Verifikasi Usia Berbasis AI di AS Doc: YouTube

JAKARTA – YouTube sedang menguji sistem verifikasi usia berbasis kecerdasan buatan (AI) di Amerika Serikat guna membatasi akses ke konten dewasa bagi pengguna yang belum memenuhi syarat umur. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya platform untuk meningkatkan keamanan, terutama dalam melindungi pengguna di bawah umur dari paparan materi yang tidak sesuai.

Sistem baru ini menggunakan teknologi AI untuk memperkirakan usia pengguna berdasarkan analisis wajah melalui foto atau video yang diunggah. Proses ini dilakukan dengan memanfaatkan algoritme pembelajaran mesin yang telah dilatih pada data besar guna mengidentifikasi ciri-ciri visual yang berkaitan dengan usia. YouTube menegaskan bahwa metode ini tidak menyimpan atau membagikan data biometrik pengguna, melainkan hanya memprosesnya untuk keperluan verifikasi sementara.

Menurut pihak YouTube, uji coba ini diharapkan dapat mengurangi penyalahgunaan identitas palsu atau manipulasi data pribadi yang sering terjadi dalam proses verifikasi manual.

“Kami ingin memastikan bahwa pengalaman pengguna tetap aman, terutama bagi penonton muda yang rentan,” ungkap juru bicara YouTube.

Sistem ini juga disebut dapat menjadi alternatif bagi pengguna yang enggan membagikan data identitas resmi seperti kartu identitas atau paspor.

Metode verifikasi berbasis AI ini telah terlebih dahulu diimplementasikan di Uni Eropa pada 2023 melalui kerja sama dengan perusahaan teknologi identifikasi digital. Hasil dari penerapan awal tersebut menunjukkan tingkat akurasi yang tinggi dalam memprediksi usia tanpa harus melibatkan proses identifikasi formal. Keberhasilan tersebut mendorong YouTube untuk memperluas pengujian ke pasar Amerika Serikat.

Dalam praktiknya, pengguna yang mencoba mengakses konten dewasa akan diminta melalui pop-up untuk menjalani proses verifikasi usia. Sistem akan memberikan opsi kepada pengguna untuk mengunggah gambar wajah atau memilih metode verifikasi alternatif jika tidak ingin menggunakan AI. YouTube menekankan bahwa semua data yang dikirim akan dienkripsi dan dihapus setelah proses selesai.

Pengamat teknologi menilai bahwa langkah ini mencerminkan tren global di mana platform digital semakin mengandalkan AI untuk mematuhi regulasi perlindungan anak dan privasi daring. Namun, sejumlah pihak juga mengingatkan potensi risiko terkait kepercayaan publik terhadap pengelolaan data pribadi, meskipun YouTube telah berjanji menjaga kerahasiaan informasi tersebut.

Jika uji coba ini terbukti efektif, YouTube kemungkinan akan memperluas penerapan sistem verifikasi usia berbasis AI ke wilayah lain. Hal ini dapat menjadi standar baru dalam industri platform video daring, di mana keamanan dan privasi berjalan beriringan untuk menciptakan pengalaman menonton yang lebih aman bagi semua pengguna.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Olahraga
Alcaraz Prediksi Persaingan...
Olahraga
Alcaraz Sapu Bersih Gelar T...
Olahraga
Harry Kane Rela Tukar Ballo...
Ekonomi
Banjir Rendam Lahan Bawang ...
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.