Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Satgas Yonif 126/KC Gelar Karya Bakti di SD Kampung Umap: Menyemai Harapan Anak Bangsa

📅 Kamis, 14 Agu 2025, 09:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Satgas Yonif 126/KC Gelar Karya Bakti di SD Kampung Umap: Menyemai Harapan Anak Bangsa Doc: Pen Satgas Yonif 126/KC
Ket. Aksi nyata Satgas Yonif 126/KC di perbatasan Papua: gelar Karya Bakti Merah Putih untuk dukung fasilitas pendidikan SD Kampung Umap.

Menjelang peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Satgas Yonif 126/Kalacakti Pos Umap melaksanakan Karya Bakti Merah Putih di SD Kampung Umap, Distrik Waropko, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu (13/8/2025). Kegiatan ini dipimpin oleh Sertu Viqri Deni Saputra sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan dan semangat kebangsaan di wilayah perbatasan.

Melibatkan guru, siswa, dan warga sekitar, karya bakti dilaksanakan dalam suasana gotong royong. Kegiatan difokuskan pada pembersihan lingkungan sekolah serta perbaikan fasilitas belajar.

“Kami ingin anak-anak di perbatasan tidak hanya mendapatkan ruang belajar yang lebih baik, tetapi juga tumbuh dengan semangat cinta tanah air,” ujar Sertu Vikri.

Setelah kegiatan, suasana keakraban terjalin dalam sesi komunikasi sosial. Personel Satgas dan warga duduk bersama, minum kopi dan teh, serta berbincang santai tentang harapan untuk masa depan anak-anak di kampung mereka.

Sementara itu, Ketua RT 1 Kampung Umap, Bapak Moses Moyoni, turut serta dalam kegiatan ini dan menyampaikan apresiasinya. “Saya selaku Ketua RT 1 mengucapkan terimakasih atas kehadiran anak pos dalam kegiatan ini,” katanya.

Salah satu guru SD Kampung Umap, Bapak Charles Bou, juga menyampaikan rasa terima kasihnya. Ia mengungkapkan bahwa kehadiran Satgas memberikan semangat baru bagi para siswa dan lingkungan sekolah.

Melalui kegiatan ini, Prajurit Satgas Yonif 126/KC menegaskan bahwa nilai-nilai Merah Putih bukan hanya dikibarkan di tiang bendera, tetapi juga ditanamkan dalam aksi nyata yang menyentuh hati masyarakat perbatasan khususnya generasi penerus bangsa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

32 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

42 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

51 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.