Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PLN Dukung Penggunaan Energi Hijau di Sektor Tambang dengan Bangun Charging Station

📅 Kamis, 14 Agu 2025, 08:52 WIB | Oleh:
PLN Dukung Penggunaan Energi Hijau di Sektor Tambang dengan Bangun Charging Station Doc: antara foto
Ket. PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Meulaboh melakukan pertemuan dengan PT Antareja Mahada Makmur (PT AMM), perusahaan kontraktor di sektor batu bara.

BANDA ACEH - PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Meulaboh mendukung penggunaan energi hijau di sektor pertambangan di daerah setempat.

"Salah satu bentuk dukungan adalah rencana pembangunan Charging Station di area kerja PT AMM site MIFA. Fasilitas ini dirancang untuk mendukung operasional dump truck listrik di area tambang dengan kapasitas daya sebesar 1.7 MVA," kata Manager PLN UP3 Meulaboh Achmad Ariansyah, di Meulaboh, Rabu (13/8).

Pernyataan itu disampaikan di sela-sela pertemuan dengan PT Antareja Mahada Makmur (PT AMM), perusahaan kontraktor di sektor batu bara.

Ia menjelaskan pembangunan Charging Station merupakan langkah konkret dalam mendukung penerapan Green Energy di sektor pertambangan, yang selama ini identik dengan penggunaan energi fosil.

PLN memandang inisiatif tersebut sebagai peluang untuk menghadirkan pasokan listrik andal dan ramah lingkungan, sekaligus mendorong transformasi energi di Aceh.

PLN melihat peluang besar, listrik bukan sekadar penerang rumah atau penggerak mesin industri, tapi juga motor perubahan di sektor yang selama ini dianggap jauh dari kata “ramah lingkungan”.

"PLN siap memberikan dukungan penuh terhadap infrastruktur kelistrikan yang menunjang operasional berbasis listrik," katanya.

Pihaknya menyambut baik langkah PT AMM yang mulai mengadopsi kendaraan listrik dalam operasional tambang.

PLN akan memastikan ketersediaan daya yang cukup dan stabil, sehingga proses charging dapat berjalan optimal dan mendukung produktivitas.

General Manager PLN UID Aceh, Mundhakir menambahkan PLN Aceh berkomitmen memperluas layanan untuk kebutuhan industri yang berorientasi pada energi bersih.

“Ini adalah bagian dari visi besar PLN dalam mendukung transisi energi di semua sektor, termasuk pertambangan. Kami ingin membuktikan bahwa energi listrik yang andal dan ramah lingkungan dapat berjalan seiring dengan produktivitas industri,” kata Mundhakir.

Dept Head Plant PT Antareja Mahada Makmur Kardi S Mingkala mengatakan peralihan ke armada listrik merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk menekan jejak karbon.

“Kami percaya masa depan pertambangan harus sejalan dengan prinsip keberlanjutan. Dengan dukungan PLN, kami bisa mengoperasikan dump truck listrik tanpa khawatir soal pasokan daya, sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.