Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hanyut 12 Hari di Laut Filipina, Nelayan Bitung Akhirnya Dipulangkan Bakamla RI

📅 Kamis, 14 Agu 2025, 00:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hanyut 12 Hari di Laut Filipina, Nelayan Bitung Akhirnya Dipulangkan Bakamla RI Doc: Humas Bakamla RI
Ket. Bakamla RI pulangkan nelayan Bitung yang hanyut selama 12 hari di Laut Filipina. Korban selamat dan kini kembali ke Indonesia.

Bakamla RI melalui Zona Bakamla Tengah memfasilitasi pemulangan Jufri Mokodompis, nelayan asal Bitung yang hanyut di Laut Filipina selama 12 hari, hingga akhirnya diselamatkan oleh kapal asing berbendera Bahama.

Kepala Zona Bakamla Tengah Laksma Bakamla Teguh Prasetya, S.T., M.M., CHRMP., yang diwakili oleh Kepala Bidang Operasi Zona Tengah Kolonel Bakamla Tio Togap Pasaribu, S.T., bersama keluarga korban, menyambut langsung kedatangan Jufri di Bandara Sam Ratulangi, Manado, Rabu (13/8/2025).

Peristiwa ini bermula pada 17 Juli 2025, ketika rumpon milik Juma Sanali, warga Wangurer Barat, Bitung yang dijaga oleh Jufri hanyut sekitar 21 mil di timur Pulau Lembeh akibat gelombang tinggi. Tali pengikat rumpon putus membuatnya terbawa arus hingga ke perairan Filipina.

Selama hampir dua minggu terombang-ambing di laut, Jufri akhirnya diselamatkan oleh kapal Asia Endeavour, kapal LNG Carrier berbendera Bahama yang sedang berlayar dari Ashburton, Selandia Baru menuju Tokyo, Jepang.

Atas permintaan kru kapal penolong, Juma melaporkan kejadian ini kepada Stasiun Bakamla Bitung yang dipimpin Letkol Bakamla Muhammad Ibnu Sina, S.Pd., M.M. Informasi tersebut diteruskan kepada Zona Bakamla Tengah dan Kantor Pengelolaan Informasi Maritim dan Logistik (KPIML) di Mabes Bakamla RI untuk memfasilitasi komunikasi dengan kapten kapal dan pihak terkait di Jepang.

Bakamla RI berkoordinasi dengan berbagai instansi, termasuk Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo untuk memastikan proses sandar kapal Asia Endeavour berjalan lancar sehingga korban dapat dipulangkan.

Setelah proses administrasi dan bantuan KBRI Jepang Jufri diterbangkan dari Tokyo Haneda pada 12 Agustus 2025 menuju Jakarta dan melanjutkan penerbangan dini hari ke Manado. Zona Bakamla Tengah memastikan kelancaran perjalanan hingga korban kembali ke keluarganya.

“Bakamla RI tidak hanya bertugas menjaga keamanan laut tetapi juga memastikan keselamatan dan perlindungan warga negara Indonesia di laut termasuk dalam kondisi darurat seperti ini,” ujar Kolonel Bakamla Tio Togap Pasaribu. (Humas Bakamla RI)

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...

Menekraf: PPh Royalti Buku Dipangkas Jadi 1,5 Persen

40 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Menekraf: PPh Royalti Buku ...

40 Rumah Hanyut Diterjang Banjir Bandang

53 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Luar Negeri
40 Rumah Hanyut Diterjang B...

Mendag Ajak Anak Muda Berbisnis Waralaba

1 jam lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
Mendag Ajak Anak Muda Berbi...
Megapolitan
IQAir: Indeks Kualitas Udar...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.