Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Devils Hour! Teror Ketukan Jam 3 Pagi di Karawang, Disebut Pesugihan Pocong, CCTV Tak Rekam Apa Pun, Ratusan Rumah Diganggu!

📅 Rabu, 13 Agu 2025, 06:15 WIB | Oleh:
Devils Hour! Teror Ketukan Jam 3 Pagi di Karawang, Disebut Pesugihan Pocong, CCTV Tak Rekam Apa Pun, Ratusan Rumah Diganggu! Doc: X/@IndoPopBase
Ket. Ilustrasi rekaman CCTV di Karawang saat teror ketukan jam 3 pagi

JAKARTA - Karawang tengah diguncang sebuah fenomena misterius yang membuat banyak warga tak bisa tidur nyenyak. 

Menurut akun X (Twitter) @IndoPopBase, ratusan rumah di Karawang dikabarkan mengalami ketukan pintu misterius tepat pukul 3 pagi, anehnya, rekaman CCTV di rumah-rumah tersebut tidak menangkap sosok pelakunya sama sekali.

Kejadian ini langsung memicu gelombang diskusi panas di media sosial. 

Sebagian warganet mengaitkannya dengan film horor legendaris The Conjuring, yang mana pukul 3 pagi dikenal sebagai “Devil’s Hour” waktu yang diyakini sebagai puncak aktivitas makhluk gaib. 

Ada pula yang bercanda menghubungkannya dengan karakter Aunt Gladys dari film Weapons, meski dalam film tersebut kejadian terjadi pukul 2.17 pagi, bukan jam 3.

Menurut unggahan akun X @nykac_, bagi warga Karawang, fenomena ini punya versi cerita lokal yang jauh lebih menyeramkan yakni Pesugihan Pocong. 

Menurut kepercayaan setempat, jika terdengar ketukan pintu antara pukul 2 dini hari hingga menjelang subuh, jangan sekali-kali dibuka. 

Konon, membuka pintu di jam tersebut bisa membuat semua uang tunai di rumah lenyap seketika tanpa jejak.

"Orang Karawang bilang itu 'Pesugihan Pocong' kalau kalian denger ada suara ketukan pintu antara pukul 2 dinihari sampai subuh, jangan dibuka. Kalau dibuka siap-siap semua uang cash dirumah hilang," tulis akun tersebut. 

Seorang warga di X, @itsufika juga menceritakan pengalamannya. 

Suatu malam, ia mendengar ketukan di pintu. Saat dibuka, tak ada siapa pun. Sejak saat itu, keluarganya membuat perjanjian, jika ada yang mengetuk setelah jam 9 malam dan identitasnya tak jelas, pintu tidak akan dibuka.

"Lewat pas jam 3. Fyi dulu pernah kejadian di rumahku, ada yang ngetuk pas dibuka ga ada orang. Sekarang kami sekeluarga bikin perjanjian, diatas jam 21.00 WIB kalo ada yang ketuk gatau siapa orangnya jangan dibuka," tulisnya. 

Meski banyak yang takut, ada juga warga yang menanggapi santai. 

“Tiap jam 3 pagi sering ada suara nyapu teras, tapi nggak kelihatan orangnya. Saya malah merasa terbantu kalau beneran disapu,” ujar @Paragraf_baru sambil menambahkan tagihan bulanan jauh lebih menakutkan daripada fenomena ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.