Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gandeng Organisasi Lingkungan, Pemkab Katingan Perkuat Pengelolaan Ekosistem Gambut

📅 Selasa, 12 Agu 2025, 14:20 WIB | Oleh:
Gandeng Organisasi Lingkungan, Pemkab Katingan Perkuat Pengelolaan Ekosistem Gambut Doc: antara foto
Ket. Kepala DLH Kabupaten Katingan Yobie Sandra di Kasongan, Selasa (12/8).

PALANGKA RAYA - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah (Kalteng) bekerja sama dengan organisasi lingkungan untuk memperkuat upaya pengelolaan ekosistem di lahan gambut.

“Kegiatan yang bekerja sama dengan WWF Indonesia–Kalimantan Tengah ini membahas rencana pengembangan kawasan Hampangen sebagai bagian dari aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim," kata Kepala DLH Kabupaten Katingan Yobie Sandra di Kasongan, Selasa (12/8).

Dia menerangkan salah satu bentuk kolaborasi Pemkab Katingan dengan WWF ini melalui sosialisasi tindak lanjut implementasi Rencana Pengelolaan dan Perlindungan Ekosistem Gambut (RPPEG) di Balai Dusun Hampangen, Desa Luwuk Kanan, Kecamatan Tasik Payawan.

"Pendekatan yang digunakan mempertimbangkan potensi, risiko, dan karakteristik wilayah," kata dia.

Ia menyampaikan bahwa dokumen RPPEG Katingan telah disahkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada 2023.

"Berdasarkan data terbaru, luas lahan gambut di Katingan kini mencapai sekitar 1,1 juta hektare dari total 2 juta hektare wilayah kabupaten. Hampir separuh wilayah Katingan adalah gambut. Suka tidak suka, mau tidak mau, kita harus mengelolanya dengan baik,” kata Yobie.

Dia mengatakan ekosistem gambut memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan iklim dunia, namun juga rentan terhadap kebakaran.

Menurut dia, gambut berfungsi sebagai cadangan air alami.

Jika rusak, katanya, kemampuan menyerap dan menyimpan air akan menurun drastis, yang dapat berdampak buruk bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat.

Oleh karena itu, pelibatan masyarakat dalam pengelolaan gambut menjadi kunci keberhasilan.

Ia menjelaskan RPPEG memuat identifikasi potensi ekonomi yang dapat dikembangkan sebagai alternatif mata pencaharian, sehingga masyarakat tidak perlu membuka lahan gambut.

Dengan begitu, pelestarian lingkungan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan warga.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemkab Katingan menggandeng WWF Indonesia–Kalimantan Tengah dalam membangun proyek percontohan di Dusun Hampangen.

"Langkah ini diharapkan menjadi model pengelolaan gambut berkelanjutan yang dapat diterapkan di wilayah lain di Katingan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Megapolitan
Gubernur DKI Siapkan Beasis...

BMKG Prediksi Terjadinya Peningkatan Hari Panas

38 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
BMKG Prediksi Terjadinya Pe...
Advertisement
Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.