Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bandara Mutiara SIS Al Jufri Palu Resmi Berstatus Internasional, Wakil Ketua MPR Nilai Bakal Dorong Perekonomian dan Pariwisata

📅 Selasa, 12 Agu 2025, 08:57 WIB | Oleh:
Bandara Mutiara SIS Al Jufri Palu Resmi Berstatus Internasional, Wakil Ketua MPR Nilai Bakal Dorong Perekonomian dan Pariwisata Doc: istimewa
Ket. Wakil Ketua MPR RI AM Akbar Supratman

JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI AM Akbar Supratman mengapresiasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah, Kementerian Perhubungan (Kemenhub), serta seluruh pihak terkait atas penetapan Bandara Mutiara SIS Al Jufri Palu sebagai bandara internasional.

Status tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 37 dan KM 38 Tahun 2025. Menurut Akbar, keputusan ini merupakan langkah strategis yang akan memberi dampak positif bagi perekonomian, pariwisata, dan hubungan internasional Sulawesi Tengah.

“Penetapan status internasional ini bukan sekadar pengakuan administratif, tetapi lompatan besar yang membuka gerbang Sulawesi Tengah menuju dunia. Konektivitas udara akan semakin kuat, arus barang dan orang akan lebih lancar, serta menjadi magnet investasi,” ujar Akbar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin.

Ia menilai posisi geografis Sulawesi Tengah yang strategis di kawasan Indonesia tengah memberi peluang besar untuk menjadi pusat distribusi logistik dan destinasi wisata internasional. Potensi wisata alam seperti Taman Nasional Lore Lindu, Kepulauan Togean, hingga kekayaan kuliner dan kerajinan lokal diharapkan semakin terangkat.

Akbar juga menyoroti kesiapan infrastruktur dan layanan bandara. Ia mengapresiasi langkah Pemprov Sulteng dalam meningkatkan kapasitas pelayanan, membangun kerja sama lintas sektor, dan memastikan keamanan serta keselamatan penerbangan.

“Kita optimistis, dengan sinergi pemerintah pusat dan daerah, Bandara SIS Al Jufri akan menjadi pintu utama mobilitas global yang mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif,” kata Senator Dapil Sulawesi Tengah ini.

Ia menegaskan, status internasional ini harus diiringi pelayanan prima bagi penumpang domestik maupun mancanegara. “Kualitas layanan dan profesionalisme harus dijaga agar setiap tamu yang datang mendapat kesan positif,” ujarnya.

Dengan penetapan tersebut, Akbar optimistis Bandara Mutiara SIS Al Jufri akan menjadi gerbang utama Sulawesi Tengah menuju dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.