Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kasus Prada Lucky: Gubernur NTT Siap Dampingi Keluarga Sersan Mayor Christian Namo

24 Senin, 11 Agu 2025, 11:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kasus Prada Lucky: Gubernur NTT Siap Dampingi Keluarga Sersan Mayor Christian Namo Kasus Prada Lucky: Gubernur NTT Siap Dampingi Keluarga Sersan Mayor Christian Namo Doc: Antara Foto
Ket. Gubernur NTT Melki Laka Lena dan istri saat melayat ke rumah duka Prada Lucky di asrama TNI AD, Kuanino

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena menyatakan siap membantu Sersan Mayor Christian Namo dan istri serta keluarga besarnya untuk mendapatkan keadilan atas meninggalnya anak kedua mereka Prada Lucky yang diduga dianiaya oleh seniornya.

"Kami bantu pastikan keluarga mendapatkan keadilan seadil-adilnya," kata Melki Laka Lena di Kupang, Senin.

Melki mengatakan hal ini setelah melayat ke rumah duka dan bertemu dengan Ayah dan Ibu almarhum Prada Lucky Saputra Namo yang sudah dimakamkan pada Sabtu (9/8).

Melki mengatakan dirinya bersama pimpinan TNI AD di Nusa Tenggara Timur, Bali dan Jakarta mengawal dan mendukung penuh proses hukum terhadap para pelaku.
 

"Selaku Gubernur NTT, saya mendukung langkah dan sikap orang tua dari Prada Lucky, Pak Kristian Namo dan lbu Sepriana Paulina Mirpey melakukan proses dan upaya hukum atas meninggalnya Prada Lucky," ujar dia.
 

Sebagai Gubernur NTT, dia menghargai niat orang tua Prada Lucky yang mengharapkan tidak ada kejadian lagi seperti yang dialami Prada Lucky .

Melki juga berharap tidak ada lagi kekerasan yang berakibat fatal dalam pola pembinaan baik saat di pendidikan dan saat bekerja di semua institusi negeri.

"Baik TNI juga Polri maupun institusi di negeri ini jangan lagi ada kekerasan," ujar dia.
 

Prada Lucky Saputra Namo dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (6/8) setelah dirawat secara intensif di ICU RSUD Aeramo, Kabupaten Nagekeo.

Kematian Prada Lucky diduga akibat dianiaya oleh sejumlah seniornya yang kini dari 20 orang yang diperiksa, empat orang sudah dinyatakan sebagai tersangka dalam kasus itu.

Keluarga Prada Lucky menuntut agar para pelaku dihukum sesuai dengan perbuatan yang dilakukan atas Prada Lucky.

"Kami ingin agar para pelakunya dipecat dari TNI dan dihukum mati," kata Lusi Namo Kakak Kandung Prada Lucky.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...

Kemnaker Imbau Pekerja Waspadai Penipuan BSU 2026.

53 menit yang lalu | Yebdi Trismar

Nasional
Kemnaker Imbau Pekerja Wasp...

LA Lakers Bangkit Kalahkan LA Clippers

1 jam lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
LA Lakers Bangkit Kalahkan ...
Olahraga
Janice Tjen Juarai Ganda Pu...
Ekonomi
Sebanyak 60 UMKM Ramaikan F...
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.