Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPRD DKI: Sertifikasi ‘Green Building’ Percepat Jakarta Menuju Kota Global

📅 Senin, 11 Agu 2025, 15:20 WIB | Oleh:
DPRD DKI: Sertifikasi ‘Green Building’ Percepat Jakarta Menuju Kota Global Doc: Mochamad Tresna Suheryanto
Ket. Manuara Siahaan  

JAKARTA - Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Manuara Siahaan, menilai percepatan sertifikasi green building untuk seluruh gedung pemerintahan di lingkungan Pemprov DKI menjadi langkah strategis dalam mendorong Jakarta naik peringkat dari posisi 74 menuju jajaran 50 besar kota global.

Sertifikasi ini tidak hanya menjadi simbol kota modern yang ramah lingkungan, tetapi juga bagian dari efisiensi energi dan penghematan anggaran, sekaligus indikator penting dalam penilaian kota global.

Menurut dia, sebagai kota modern yang menuju status kota global, hampir semua gedung pemerintah seharusnya memenuhi kriteria tersebut demi penghematan energi.

"Masuk green building itu ada asesmennya oleh konsultan yang kompeten. Kriterianya jelas, ada variabel penilaian, mulai dari efisiensi energi, penggunaan air, efektivitas ruangan, hingga kenyamanan kerja," ujar Manuara, Senin (11/8).

Ia menjelaskan, sertifikat green building memiliki beberapa tingkatan, mulai dari Gold hingga yang tertinggi Platinum.

"Ini salah satu indikator menuju kota global. Minimal harus bisa Gold," ucap dia.

Manuara merekomendasikan agar Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (CKTRP) untuk mempercepat pemenuhan standar green building di setiap gedung perkantoran di lingkungan Pemprov DKI. Ia menegaskan, sertifikasi ini tidak harus mengubah desain utama, terutama jika gedung tersebut berstatus cagar budaya.

"Bangunan tua pun bisa jadi green building. Sistem instalasi, tata air, tata listrik, hingga tata suara bisa dioptimalkan tanpa mengubah bentuk asli. Kalau itu tercapai, keren sekali gedung cagar budaya tapi ramah energi," kata dia.

Selain untuk efisiensi energi, Manuara menilai, sertifikasi green building akan membantu menaikkan peringkat Jakarta dalam daftar kota global.

"Kalau mau naik peringkat, semua indikator harus jelas, di-breakdown, dan dibebankan ke SKPD terkait. Salah satunya ya soal sertifikasi gedung pemerintah," ucap dia.

Ia menambahkan, konsep ini sejalan dengan program standarisasi pelayanan publik di seluruh wilayah Jakarta. Menurut dia, kualitas pelayanan dan fasilitas harus seragam dari tingkat kelurahan hingga wali kota.

"Orang datang ke kantor lurah di Kebagusan atau Cipinang Utara, sambutannya sama, pelayanannya sama. Itu yang membentuk citra Jakarta sebagai kota layanan publik," pungkas dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Luar Negeri
Pentagon Tutup Mulut soal E...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.