Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Seorang Nenek di Malut Diterkam Buaya di Telaga Kabau

📅 Minggu, 10 Agu 2025, 15:47 WIB | Oleh:
Seorang Nenek di Malut Diterkam Buaya di Telaga Kabau Doc: antara foto
Ket. Pencarian korban diterkam buaya.

TERNATE - Tim SAR gabungan melakukan operasi pencarian terhadap perempuan lanjut usia (lansia) bernama Nurbadi Panikfat (60), warga Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara (Malut), yang dilaporkan hilang setelah diduga kuat diterkam buaya di Telaga Kabau.

Kepala Pos Unit Siaga SAR Sanana, Rizki Rifandi dihubungi dari Ternate, Minggu, menjelaskan kronologi kejadian berdasarkan keterangan keluarga korban bahwa sekitar pukul 06.10 WIT korban keluar rumah untuk buang air kecil di kamar mandi yang terletak di dekat Telaga Kabau.

Namun 10 menit kemudian, sekitar pukul 06.20 WIT, sejumlah warga yang berada tidak jauh dari lokasi mendengar jeritan minta tolong dari arah telaga.

Hingga malam hari pencarian intensif yang dilakukan tim SAR gabungan bersama warga masih berlangsung.

"Begitu warga menuju sumber suara, mereka tidak lagi melihat korban dan yang terlihat justru seekor buaya yang berjalan masuk ke dalam air," ungkap Rizki.

Warga bersama keluarga korban, kata dia, segera melakukan pencarian dan penyisiran di sekitar lokasi. Namun upaya awal tersebut tidak membuahkan hasil. Diduga kuat korban telah diseret buaya ke perairan telaga.

Keluarga kemudian melaporkan kejadian ini ke Unit Siaga SAR Sanana untuk meminta bantuan.

Setelah menerima laporan pada siang hari sekitar pukul 14.10 WIT, Tim Rescue Unit Siaga SAR Sanana langsung bergerak menuju Lokasi Kejadian Perkara (LKP) menggunakan rescue carrier, membawa perahu karet, mesin tempel, dan peralatan SAR laut.

Setibanya di lokasi, kata dia, tim segera melakukan koordinasi dengan aparat desa, kepolisian, TNI, dan warga setempat untuk menyusun strategi pencarian.

Operasi SAR dilakukan dengan metode penyisiran permukaan air menggunakan perahu karet serta pemantauan dari darat di titik-titik yang dicurigai menjadi tempat persembunyian buaya. Hingga berita ini diturunkan, korban masih belum ditemukan.

Adapun unsur yang terlibat dalam pencarian meliputi Unit Siaga SAR Sanana, Polsek Sulabesi Barat, Babinsa Desa Kabau, serta masyarakat, dan keluarga korban.

Peristiwa ini menambah daftar insiden serangan buaya di wilayah Maluku Utara, khususnya di kawasan perairan tawar yang menjadi habitat satwa liar tersebut, sehingga, warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di sekitar sungai, telaga, atau pesisir, yang berpotensi menjadi wilayah jelajah buaya.

Tim SAR gabungan berencana melanjutkan operasi pencarian hingga beberapa hari ke depan jika korban belum ditemukan, dengan memperluas area penyisiran dan memantau pergerakan buaya di wilayah tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Rona
Film Dokumenter Lisa Blackp...
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.