Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mensos Ungkap Pengadaan Laptop Sekolah Rakyat akan Dilakukan Transparan

📅 Minggu, 10 Agu 2025, 15:45 WIB | Oleh:
Mensos Ungkap Pengadaan Laptop Sekolah Rakyat akan Dilakukan Transparan Doc: Humas Kemensos
Ket. Menteri Sosial Syaifullah Yusuf  

BANDUNG - Menteri Sosial Syaifullah Yusuf memastikan bahwa proses pengadaan laptop di Sekolah Rakyat akan dilakukan secara transparan. Ia ingin pengadaan laptop untuk seluruh siswa-siswi Sekolah Rakyat itu bebas dari praktik korupsi.

Langkah ini, menurutnya, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Yakni, setiap program pemerintah harus dijalankan dengan integritas tinggi.

"Pengadaan harus transparan, terbuka, tidak ada kongkalikong. Tidak boleh ada penyimpangan, dan sesuai prosedur dan ketentuan," kata Mensos, Sabtu (9/8).

Untuk laptop dan seragam, lanjut Syaifullah, ditargetkan akan dibagikan kepada lebih dari 15 ribu siswa Sekolah Rakyat. Perangkat ini akan dibagikan kepada semua jenjang sekolah di seluruh Indonesia secara bertahap pada tahun 2025.

Pada tahap pertama mulai Bulan Agustus ini, sekitar 9.700 siswa akan menerima laptop tersebut. Kemudian, disusul 6.000 siswa pada tahap kedua.

"Setiap siswa akan menerima satu unit laptop. Tentu akan disesuaikan dengan jenjang pendidikannya, baik SD, SMP, maupun SMA," ujar Syaifullah.

Pihaknya telah meminta pendampingan dari aparat penegak hukum untuk memastikan proses pengadaan berjalan sesuai aturan dan bebas dari intervensi. Mensos juga berkomitmen untuk mengawal langsung proses tersebut bersama Wakil Menteri dan jajaran di Kementerian Sosial.

"Kami awali dari diri kami sendiri. Komitmen untuk tidak melakukan penyimpangan harus dimulai dari saya sebagai Mensos, Wamensos, dan seluruh jajaran Kemensos," tegas dia.

Mengenai spesifikasi perangkat, Mensos menyebut hal itu menjadi ranah panitia pengadaan. Namun, pemilihan spesifikasi akan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran digital siswa di masing-masing tingkat pendidikan.

Pengadaan laptop ini disebut merupakan bagian dari dukungan fasilitas penunjang pembelajaran di Sekolah Rakyat. Yakni, menyasar anak-anak dari kelompok rentan di berbagai daerah, termasuk wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) guna mendukung pembelajaran.

Sekolah Rakyat sendiri telah beroperasi di 70 titik dan ditargetkan menjangkau 159 titik hingga akhir tahun 2025. Program unggulan Presiden Prabowo ini telah mencakup wilayah dari Sabang hingga Merauke. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korea Utara Kembali Luncurk...
Daerah
Disdag Mataram: Pekan Ini P...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.