Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Senam Ciptakan Rekor, Libatkan 10.000 Pelajar Kota Tangerang

📅 Jumat, 08 Agu 2025, 21:31 WIB | Oleh:
Senam Ciptakan Rekor, Libatkan 10.000 Pelajar Kota Tangerang Doc: ist
Ket. senam

TANGERANG – Sekarang ungkin lagi demam rekor. Sedikit-sedikit dibuat missal agar menciptakan rekor. Seperti tari 10.000 pelajar Kota Tangerang, Banten mengikuti kegiatan senam anak Indonesia hebat di Stadion Benteng Reborn, Tangerang Jumat dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-80.

Wali Kota Tangerang Sachrudin di Tangerang mengatakan kegiatan ini merupakan pembentukan karakter anak bangsa, seperti yang tertuang dalam tujuh pembiasaan pelajar yang sedang digulirkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yakni diantaranya bangun lebih cepat, dan juga berolahraga.

"Untuk bagaimana pelajar menanamkan kedisiplinan, kekompakan, kebersamaan, keserasian dalam berolahraga dalam pembentukan karakter anak bangsa," katanya. Dalam kegiatan itu, pelajar mengikuti senam tersebut bersama tenaga pengajar dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Tangerang.

Senam Anak Indonesia Hebat sendiri sudah diterapkan di seluruh sekolah yang ada di Kota Tangerang, khususnya pada jenjang Sekolah Dasar (SD) dan SMP melalui kerjasama Dinas Pendidikan, Dispora dan BAPOPSI 

Sementara itu, pelaksanaan ini juga diupayakan untuk masuk dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) karena melibatkan peserta senam anak terbanyak. "Mudah-mudahan ini menjadi pencatatan rekor MURI karena melibatkan seluruh sekolah SD dan SMP yang ada di Kota Tangerang," katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaluddin menambahkan usai kegiatan ini nantinya seluruh sekolah akan melaksanakan hal serupa agar menjadikan olahraga sebagai budaya.

D tempat lain, Festival Bedhayan kembali hadir tahun ini dengan gelaran bertajuk Panca Utsava Bedhayan, sebuah perayaan budaya untuk seni tari klasik Jawa, Bedhayan.

Tahun ini, festival yang digelar 9 Agustus ini mengusung semangat refleksi dan kolaborasi, menjadikan panggung budaya sebagai ruang bertemunya berbagai generasi dalam merawat warisan luhur bangsa. 

“Bedhayan itu sangat tersegmentasi dan penggemarnya sangat terbatas. Kalau kami tidak mengadakan kegiatan-kegiatan seperti ini, saya khawatir akan punah, karena Festival Bedhayan hadir untuk mewadahi sanggar-sanggar dan para penari bedhayan, terutama generasi muda,” ungkap Ketua Umum Festival Bedhayan 2025 Aylawati Sarwono dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis.

Festival yang telah digelar lima kali ini merupakan bentuk nyata pelestarian mahakarya budaya Nusantara serta menjadi wadah inspiratif bagi seniman, budayawan, akademisi, hingga generasi muda dalam menggali nilai-nilai filosofis, simbolis, dan spiritual dari tari Bedhayan diselenggarakan oleh Laskar Indonesia Pusaka, Jaya Suprana School of Performing Arts, dan Swargaloka di Gedung Kesenian Jakarta.

Festival Bedhayan 2025 menghadirkan lokakarya “Bedhayan Hagoromo” sebelum hari H yang berlangsung pada 5 Agustus 2025. Lokakarya yang dibawakan oleh Didik Nini Thowok sebagai pembicara dan Maria Darmaningsih melibatkan perwakilan dari masing-masing grup penampilan,

Tari Enggang dibawakan oleh grup tari Armonia Choir Indonesia pimpinan Giok Hartono yang merupakan kreasi baru yang mengacu pada budaya suku Dayak Kenyah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Aldila Tak Mampu Menerobos Semifinal WTA Ningbo

20 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Aldila Tak Mampu Menerobos ...

El Clasico Jadi Laga Superman Kontra Batman

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
El Clasico Jadi Laga Superm...

Perlu Diperbanyak Kontes Film Pendek Guna Dorong Kreativitas

35 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlu Diperbanyak Kontes Fi...
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.