Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

MRT Berencana Bangun Skybridge yang Menghubungkan Stasiun Blok M hingga Panglima Polim

📅 Jumat, 08 Agu 2025, 14:15 WIB | Oleh:
MRT Berencana Bangun Skybridge yang Menghubungkan Stasiun Blok M hingga Panglima Polim Doc: MRT

JAKARTA – PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta berencana membangun jembatan layang atau skybridge bagi pejalan kaki di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Jembatan ini akan menghubungkan Stasiun Blok M dengan Blok M Hub, terminal, serta sejumlah gedung di kawasan Panglima Polim.

Direktur Pengembangan Bisnis PT MRT Jakarta, Farchad H Mahfud, menjelaskan pembangunan skybridge ini merupakan bagian dari upaya merevitalisasi Blok M menjadi kawasan layak huni (liveable district). Menurutnya, proyek ini diharapkan menjadikan Blok M lebih ramah bagi pejalan kaki.

"Pengembangan ke depan yang akan kita kembangkan pertama, akan dibangunnya skybridge Blok M dari stasiun sampai ke area gedung-gedung yang ada di Panglima Polim," ujarnya dalam kelas fellowship MRT di Jakarta, Kamis (7/8/2025).

Farchad menambahkan, keberadaan skybridge akan mempermudah mobilitas warga, khususnya para pekerja di gedung-gedung yang dilalui jalur tersebut. Selain itu, pembangunan ini menjadi bagian dari konsep pengembangan kawasan agar lebih mudah diakses tanpa hambatan fisik yang mengganggu pejalan kaki.

"Kemudian development concept yang paling penting adalah sebetulnya bagaimana mengubah area ini yang tidak ramah pejalan kaki dari area Peruri ke area Melawai, sehingga orang bisa berjalan dengan mudah, tidak kehantam dengan tembok terminal. Ini harus direvitalisasi," katanya.

MRT Jakarta juga berencana memindahkan aktivitas bisnis terminal bus ke bawah tanah agar pergerakan pejalan kaki lebih leluasa. Farchad mengatakan langkah awal sudah dilakukan dengan menghapus sejumlah pembatas di kawasan tersebut.

"Kita akan upayakan pengembangannya nanti semua bisnis ini akan pindah ke bawah tanah (terminal bus). Sehingga pergerakan orang akan dengan mudah. Kita sudah awali dengan mengembangkan area di sini dengan pembatasan-pembatasan yang kita hilangkan," tuturnya.

Salah satu kendala utama pejalan kaki di Blok M adalah desain terminal yang lebih tinggi dari jalan sekitar. Selama ini, warga harus menaiki tangga untuk mencapai terminal, terutama jika datang dari arah Peruri menuju Melawai.

"Salah satu hambatan orang berjalan kaki di situ, itu adalah bentuk terminalnya yang agak sedikit naik ke atas. Terutama kalau bergerak dari area Peruri ke area Melawai, itu pasti ketemu tembok itu. Nah harus naik tangga ke atas baru ketemu terminal," jelasnya.

Farchad menyebut desain baru akan memungkinkan warga berjalan dari area Peruri atau kompleks perumahan menuju Melawai tanpa hambatan. Akses akan dibuat lebih terbuka dan nyaman bagi pengguna jalan kaki.

"Desainnya adalah orang dari area Peruri atau dari kompleks perumahan itu akan bisa berjalan tanpa hambatan, jadi jalan plong, terbuka," imbuhnya.

Selain skybridge, MRT Jakarta berencana menambah ruang terbuka publik atau open space activities di sisi barat Blok M. Penambahan taman juga akan dilakukan di sisi timur untuk memperkuat kesan hijau kawasan tersebut.

"Green-nya ada sisi taman timur, sisi taman barat kita tambahkan creative area," kata Farchad.

Pembangunan skybridge ini ditargetkan dimulai dalam dua hingga tiga tahun ke depan. Saat ini, MRT Jakarta tengah menyiapkan desain dan perencanaan proyek sebelum tahap konstruksi dimulai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.