Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Film Animasi Buatan Indonesia, Tuai Respons Negatif Menjelang HUT ke-80 RI

📅 Jumat, 08 Agu 2025, 16:30 WIB | Oleh:
Film Animasi Buatan Indonesia, Tuai Respons Negatif Menjelang HUT ke-80 RI Doc: YouTube: Historika Film

JAKARTA – Menjelang perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, film animasi bertema kebangsaan Merah Putih One For All resmi merilis trailer terbarunya. Berdasarkan sinopsis resmi, film ini menceritakan sekelompok anak dari berbagai daerah di Indonesia yang tergabung dalam Tim Merah Putih dengan misi menjaga bendera pusaka menjelang upacara Hari Kemerdekaan.

Kisah dimulai ketika tiga hari sebelum perayaan, bendera pusaka tersebut hilang secara misterius. Delapan anak anggota Tim Merah Putih kemudian memulai petualangan penuh tantangan untuk menemukannya, melewati hutan, sungai, dan badai, sambil mempelajari pentingnya persatuan dalam menghadapi perbedaan.

Meski mengusung tema nasionalisme dan kebersamaan, eksekusi cerita dan kualitas teknis film ini menuai kritik dari sebagian warganet. Banyak yang membandingkan kualitasnya dengan film animasi lokal lain seperti Jumbo, yang dinilai telah mengangkat standar animasi Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi.

Tagar sindiran seperti "Film Gorengan" hingga "Proyek Cuci Anggaran" mulai bermunculan di media sosial. Kritik tersebut mengarah pada dugaan bahwa pengerjaan film dilakukan secara terburu-buru sehingga hasilnya tidak maksimal.

Film Merah Putih One For All memiliki misi mulia untuk menyampaikan nilai patriotisme melalui medium animasi yang dapat dinikmati seluruh anggota keluarga. Namun, muncul pertanyaan apakah film ini mampu diterima generasi penonton digital yang sudah terbiasa dengan standar visual setara anime Jepang atau animasi Hollywood.

Sebagian warganet mempertanyakan apakah proyek ini hanya sekadar “pemadam isu” yang dibuat dalam waktu singkat. Ada pula yang memandangnya sebagai langkah awal menuju kebangkitan industri animasi lokal yang tengah mencari identitas dan gaya tersendiri.

Beberapa warganet menyebut grafis Merah Putih One For All terasa terburu-buru dan menyerupai proyek tugas sekolah. Ada pula yang berharap tim produksi dapat memoles kembali detail teknis sebelum film tayang di bioskop.

“Maaf bukan maksud nggak nasionalis ya, tapi jujur film ini kerasa kayak hasil tugas proyek PPKn anak SMA yang dikerjain seminggu sebelum deadline,” tulis salah satu komentar di YouTube.

Perdebatan mengenai film ini menjadi topik hangat di dunia maya. Popularitasnya saat ini justru lebih banyak dipicu oleh kontroversi ketimbang prestasi, menjadikannya salah satu film animasi lokal yang viral sebelum resmi dirilis.

Dengan momentum menjelang perayaan HUT ke-80 RI, keberadaan film ini diharapkan dapat tetap mengingatkan masyarakat akan nilai persatuan. Terlepas dari pro dan kontra, film ini telah memicu diskusi luas mengenai kualitas, identitas, dan arah perkembangan animasi Indonesia ke depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.