Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Barcelona Copot Ban Kapten Ter Stegen di Tengah Sengketa Status Cedera

📅 Jumat, 08 Agu 2025, 09:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Barcelona Copot Ban Kapten Ter Stegen di Tengah Sengketa Status Cedera Doc: AFP
Ket. Marc-André ter Stegen

BARCELONA, SPANYOL — Barcelona resmi mencopot ban kapten dari lengan Marc-André ter Stegen di tengah perselisihan terkait status kebugaran kiper asal Jerman tersebut. Keputusan itu diumumkan klub pada hari Kamis (7/8) waktu setempat melalui pernyataan resmi.

"Sebagai konsekuensi dari proses disipliner yang sedang berjalan terhadap pemain Marc-André ter Stegen, dan hingga proses tersebut tuntas, klub memutuskan untuk sementara waktu mencabut statusnya sebagai kapten tim utama," bunyi pernyataan Barcelona.

Posisi kapten sementara diambil alih oleh wakil kapten Ronald Araujo, bek timnas Uruguay.

Menurut laporan media lokal, perselisihan ini berpusat pada penolakan Ter Stegen untuk bekerja sama dalam proses pengajuan status cedera jangka panjang ke La Liga. Status itu akan memungkinkan Barcelona mengurangi sebagian gajinya dari perhitungan batas upah resmi liga.

Dengan musim baru Liga Spanyol yang semakin dekat, Barcelona kembali kesulitan memenuhi aturan financial fair play. Jika gagal, mereka terancam tak bisa mendaftarkan pemain baru. Sementara itu, klub berencana sebagian membuka kembali Stadion Camp Nou yang baru direnovasi bulan ini.

Setelah dua musim diganggu cedera, Ter Stegen memutuskan menjalani operasi punggung pada akhir Juli. Namun, ia menolak menandatangani formulir yang memberi izin La Liga mengakses data medisnya, sehingga upaya klub untuk mengesahkan status absen jangka panjang kandas.

Tempatnya di bawah mistar kini terancam oleh Joan Garcia (24), rekrutan baru musim panas ini, dan Wojciech Szczesny (35), kiper veteran asal Polandia yang mendapat perpanjangan kontrak usai tampil gemilang menggantikan Ter Stegen pada musim lalu saat Barca menjuarai liga.

Ter Stegen, satu-satunya pemain tersisa dari skuad Barcelona juara Liga Champions 2015 era Luis Enrique, kini berisiko menerima sanksi berat sesuai regulasi La Liga, termasuk kemungkinan pemutusan kontrak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Menunggu Medali Emas dari Para “Laba-laba”

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Menunggu Medali Emas dari P...
Luar Negeri
Trump Umumkan Kesepakatan S...
Advertisement
Pendaftaran Lowongan Pegawai KAI Hanya Lewat Situs Resmi & Gratis, Pencari Kerja Diminta Waspadai Penipuan

Pendaftaran Lowongan Pegawai KAI Hanya Lewat Situs Resmi & Gratis, Pencari Kerja Diminta Waspadai Penipuan

29 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.