Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Stagnan, Generasi Muda Jerman Hanya Berjumlah 10% dari Populasi

29 Kamis, 07 Agu 2025, 15:02 WIB | Oleh:
Stagnan, Generasi Muda Jerman Hanya Berjumlah 10% dari Populasi Stagnan, Generasi Muda Jerman Hanya Berjumlah 10% dari Populasi Doc: Daniel Schoenen/dpa
Ket. Sebanyak 8,3 juta jiwa penduduk Jerman berada di rentang usia 15 hingga 24 tahun. Sebuah angka yang secara historis rendah dan stagnan serta kian memperbesar tekanan pada pasar tenaga kerja dan sistem sosial.

BERLIN - Pemuda berusia 15 hingga 24 tahun hanya menyumbang 10 persen dari keseluruhan populasi Jerman, sebuah angka yang secara historis rendah dan stagnan serta kian memperbesar tekanan pada pasar tenaga kerja dan sistem sosial negara tersebut.

Badan Statistik Federal Jerman pada Selasa (5/8) mengatakan bahwa proporsi tersebut, yakni sekitar 8,3 juta orang pemuda pada akhir 2024, hampir tidak berubah sejak akhir 2021. Pejabat mengatakan angka tersebut lebih lanjut akan turun tanpa imigrasi pemuda usai pecahnya konflik Rusia-Ukraina pada Februari 2022.

Menurut sensus mikro 2024, hanya 8,6 persen dari populasi asli Jerman yang termasuk dalam kelompok usia 15-24 tahun. Sementara itu, di kalangan populasi keturunan imigran, yang didefinisikan sebagai individu yang lahir di Jerman dan kedua orang tuanya adalah imigran, proporsinya jauh lebih tinggi, yaitu 20,7 persen.

Populasi muda yang rendah di Jerman mencerminkan tren demografis yang lebih luas. Menurut platform data global Statista, tingkat kelahiran yang rendah dan harapan hidup yang meningkat menyebabkan ketidakseimbangan yang semakin parah di Jerman: saat generasi baby boomer memasuki masa pensiun, jumlah warga lanjut usia meningkat, sedangkan proporsi penduduk usia kerja menurun.

Statista menyatakan bahwa pergeseran demografis ini memberikan tekanan yang kian besar pada sistem pensiun dan perawatan jangka panjang di Jerman. Pergeseran demografis ini juga sudah mulai memengaruhi pasar tenaga kerja.

"Kekurangan tenaga kerja terampil masih menjadi tantangan utama bagi Jerman sebagai lokasi bisnis," kata Andrea Nahles, ketua Badan Tenaga Kerja Federal.

Pada Mei 2025, Badan Tenaga Kerja Federal melaporkan kekurangan tenaga kerja di kurang lebih satu dari setiap delapan profesi di Jerman. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
UMKM

Kredit Menggunung, Tantangan UMKM Belum Tuntas

48 menit yang lalu | Muchamad Ismail

Ekonomi
Kredit Menggunung, Tantanga...
Megapolitan
Penertiban 17 Bangunan Liar...
Advertisement
Indonesia Siapkan Gudang Minyak Mentah, Impor Bakal Langsung Masuk Tanpa Transit Negara Ketiga

Indonesia Siapkan Gudang Minyak Mentah, Impor Bakal Langsung Masuk Tanpa Transit Negara Ketiga

29 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.