Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penataan Taman Langsat: Solusi Banjir dan Polusi Udara di Jakarta Selatan

📅 Kamis, 07 Agu 2025, 13:45 WIB | Oleh:
Penataan Taman Langsat: Solusi Banjir dan Polusi Udara di Jakarta Selatan Doc: Istimewa

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meninjau langsung Taman Langsat di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, sebagai langkah awal dalam penataan besar kawasan ruang terbuka hijau yang lebih inklusif, ekologis, dan bertaraf internasional. Penataan ini merupakan bagian dari proyek integrasi tiga taman ikonik—Taman Ayodya, Taman Langsat, dan Taman Leuser—ke dalam satu kawasan terpadu bernama Taman Bendera Pusaka.

Penataan ini tak hanya berfokus pada estetika taman, tetapi juga menjawab persoalan krusial yang sudah lama dikeluhkan warga, seperti banjir dan bau tak sedap di sekitarnya. Pemprov DKI Jakarta menggabungkan pendekatan infrastruktur hijau dan sistem drainase berkelanjutan dalam rancangan taman, demi meningkatkan daya serap air serta memperbaiki sirkulasi udara.

“Baru kali ini kita membangun taman dengan pendekatan ekologis yang serius. Kita tidak bisa lagi menunda masalah banjir dan polusi bau yang mengganggu. Perlu biaya besar, iya, tapi ini investasi untuk kualitas hidup warga Jakarta,” tegas Gubernur Pramono di lokasi, Kamis (7/8).

Dalam konsepnya, kawasan taman akan dikembangkan menjadi ruang publik multifungsi yang sehat, aman, dan dapat dinikmati oleh berbagai lapisan masyarakat. Beberapa fasilitas olahraga terbuka, area bermain anak, jalur pedestrian ramah disabilitas, serta sarana kebugaran akan dihadirkan tanpa pungutan biaya.

“Ke depan, Taman Langsat akan dilengkapi berbagai fasilitas olahraga gratis serta sarana yang dapat diakses oleh berbagai kelompok masyarakat, termasuk lansia dan penyandang disabilitas,” tambah Pramono.

Sebagai bagian dari program taman 24 jam, kawasan ini dirancang untuk membuka akses ruang hijau yang luas dan adil, dengan sistem keamanan, pencahayaan, serta pemantauan lingkungan yang ditingkatkan.

Rencana desain taman ini disusun secara kolaboratif, melibatkan arsitek, akademisi, komunitas warga, dan pegiat ruang kota, agar fungsi taman tidak hanya menjadi estetika visual, tetapi juga simbol nilai kebangsaan. Kawasan ini juga dipersiapkan menjadi titik representatif untuk menyambut tamu-tamu dari negara ASEAN, mengingat letaknya yang berdekatan dengan pusat aktivitas diplomatik ASEAN di Blok M.

Penataan Taman Bendera Pusaka ditargetkan selesai secara bertahap hingga 2026, dan diharapkan menjadi model pengembangan taman kota yang inklusif, ekologis, dan inspiratif, serta dapat direplikasi di berbagai wilayah Jakarta dan kota-kota lain di Indonesia.

Dengan langkah ini, Pemprov DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk menjadikan ruang terbuka hijau bukan hanya sebagai pelengkap kota, tetapi sebagai jantung kehidupan urban yang sehat dan berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Olahraga
Janice/Hunter Melaju ke Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.