Foto: Peluncuran Instrumen Kepedulian Lingkungan Sekolah
-
Ads
📅 Kamis, 07 Agu 2025, 00:10 WIB
Tim peneliti Lab Sosio Univ Indonesia DR. Sulastri Sardjo (kiri) bersama Kepala Pusat Pengembangan Generasi Lingkungan Hidup Kementerian Lingkungan Hidup DRA. Jo Kumala Dewi, M.SC (kedua kiri), Direktur SMP Ditjen Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar dan Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Maulani Mega Hapsari, S.I.P, M.A (kedua kanan) dan Direktur Bakti Barito Dian A. Purbasari (kanan) berfoto bersama saat meluncurkan Instrumen Pengukuran Perilaku Peduli Lingkungan Hidup di Sekolah yang merupakan program dari Kementeriam KLH dan didukung oleh YBB dan LabSosio UI di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Rabu (6/8). Peluncuran ini menandai dimulainya penyusunan dua instrumen baru, yaitu Instrumen Perilaku Peduli Lingkungan Hidup Sekolah (IPPLHS) dan Instrumen Program Peduli dan Budaya Lingkungan Hidup Sekolah (IPPBLHS), yang akan digunakan untuk menilai tingkat kepedulian siswa dan sekolah terhadap lingkungan. Kedua alat ukur ini diharapkan dapat memperkuat Program Adiwiyata yang sejak 2006 mendorong sekolah-sekolah di Indonesia mengajarkan kebiasaan ramah lingkungan, mulai dari perilaku individu hingga kebijakan sekolah secara menyeluruh.
Tim peneliti Lab Sosio Univ Indonesia DR. Sulastri Sardjo (kiri) bersama Kepala Pusat Pengembangan Generasi Lingkungan Hidup Kementerian Lingkungan Hidup DRA. Jo Kumala Dewi, M.SC (kedua kiri), Direktur SMP Ditjen Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar dan Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Maulani Mega Hapsari, S.I.P, M.A (kedua kanan) dan Direktur Bakti Barito Dian A. Purbasari (kanan) berfoto bersama saat meluncurkan Instrumen Pengukuran Perilaku Peduli Lingkungan Hidup di Sekolah yang merupakan program dari Kementeriam KLH dan didukung oleh YBB dan LabSosio UI di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Rabu (6/8). Peluncuran ini menandai dimulainya penyusunan dua instrumen baru, yaitu Instrumen Perilaku Peduli Lingkungan Hidup Sekolah (IPPLHS) dan Instrumen Program Peduli dan Budaya Lingkungan Hidup Sekolah (IPPBLHS), yang akan digunakan untuk menilai tingkat kepedulian siswa dan sekolah terhadap lingkungan. Kedua alat ukur ini diharapkan dapat memperkuat Program Adiwiyata yang sejak 2006 mendorong sekolah-sekolah di Indonesia mengajarkan kebiasaan ramah lingkungan, mulai dari perilaku individu hingga kebijakan sekolah secara menyeluruh.
Tim peneliti Lab Sosio Univ Indonesia DR. Sulastri Sardjo (kiri) bersama Kepala Pusat Pengembangan Generasi Lingkungan Hidup Kementerian Lingkungan Hidup DRA. Jo Kumala Dewi, M.SC (kedua kiri), Direktur SMP Ditjen Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar dan Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Maulani Mega Hapsari, S.I.P, M.A (kiri) dan Direktur Bakti Barito Dian A. Purbasari (kedua kanan) berfoto bersama saat meluncurkan Instrumen Pengukuran Perilaku Peduli Lingkungan Hidup di Sekolah yang merupakan program dari Kementeriam KLH dan didukung oleh YBB dan LabSosio UI di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Rabu (6/8). Peluncuran ini menandai dimulainya penyusunan dua instrumen baru, yaitu Instrumen Perilaku Peduli Lingkungan Hidup Sekolah (IPPLHS) dan Instrumen Program Peduli dan Budaya Lingkungan Hidup Sekolah (IPPBLHS), yang akan digunakan untuk menilai tingkat kepedulian siswa dan sekolah terhadap lingkungan. Kedua alat ukur ini diharapkan dapat memperkuat Program Adiwiyata yang sejak 2006 mendorong sekolah-sekolah di Indonesia mengajarkan kebiasaan ramah lingkungan, mulai dari perilaku individu hingga kebijakan sekolah secara menyeluruh.
Direktur SMP Ditjen Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar dan Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Maulani Mega Hapsari, S.I.P, M.A (kanan) dan Direktur Bakti Barito Dian A. Purbasari (kiri) saat meluncurkan Instrumen Pengukuran Perilaku Peduli Lingkungan Hidup di Sekolah yang merupakan program dari Kementeriam KLH dan didukung oleh YBB dan LabSosio UI di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Rabu (6/8). Peluncuran ini menandai dimulainya penyusunan dua instrumen baru, yaitu Instrumen Perilaku Peduli Lingkungan Hidup Sekolah (IPPLHS) dan Instrumen Program Peduli dan Budaya Lingkungan Hidup Sekolah (IPPBLHS), yang akan digunakan untuk menilai tingkat kepedulian siswa dan sekolah terhadap lingkungan. Kedua alat ukur ini diharapkan dapat memperkuat Program Adiwiyata yang sejak 2006 mendorong sekolah-sekolah di Indonesia mengajarkan kebiasaan ramah lingkungan, mulai dari perilaku individu hingga kebijakan sekolah secara menyeluruh
Direktur SMP Ditjen Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar dan Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Maulani Mega Hapsari, S.I.P, M.A (kanan) dan Direktur Bakti Barito Dian A. Purbasari (kiri) saat meluncurkan Instrumen Pengukuran Perilaku Peduli Lingkungan Hidup di Sekolah yang merupakan program dari Kementeriam KLH dan didukung oleh YBB dan LabSosio UI di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Rabu (6/8). Peluncuran ini menandai dimulainya penyusunan dua instrumen baru, yaitu Instrumen Perilaku Peduli Lingkungan Hidup Sekolah (IPPLHS) dan Instrumen Program Peduli dan Budaya Lingkungan Hidup Sekolah (IPPBLHS), yang akan digunakan untuk menilai tingkat kepedulian siswa dan sekolah terhadap lingkungan. Kedua alat ukur ini diharapkan dapat memperkuat Program Adiwiyata yang sejak 2006 mendorong sekolah-sekolah di Indonesia mengajarkan kebiasaan ramah lingkungan, mulai dari perilaku individu hingga kebijakan sekolah secara menyeluruh
Foto: Peluncuran Instrumen Kepedulian Lingkungan Sekolah
Doc. Koran Jakarta/Wahyu AP
Berita Foto Terbaru
Panglima TNI Hadiri Pisah Sambut Kapolri, Perkuat Sinergi TNI-Polri.
Peringati HUT ke-22, DPD Sampaikan Laporan Kinerja Pada Rapat Paripurna Luar Biasa
Membaca Masa Depan Pekerja Gig di Tengah Pembahasan RUU Ketenagakerjaan
Belajar merangkai kain batik di Semarang
Digitalisasi ekonomi melalui program gemati pasar
Bantuan tabung oksigen untuk warga terdampak bencana kabut asap
Prosesi adat kansoda'a di Wakatobi
Neraca perdagangan Indonesia Januari-Agustus 2026
Presiden Prabowo lantik Wantimpres di Istana Negara
Fitriani/Fadona melaju ke final padel Asian Games
Sompo Indonesia selenggarakan Think Japan, Think Sompo!
CIMB Niaga Kembali Gelar Kejar Mimpi FEST, Dorong Anak Muda Berani Eksplorasi
Berita Foto Terkait
Tim peneliti Lab Sosio Univ Indonesia DR. Sulastri Sardjo (kiri) bersama Kepala Pusat Pengembangan Generasi Lingkungan Hidup Kementerian Lingkungan Hidup DRA. Jo Kumala Dewi, M.SC (kedua kiri), Direktur SMP Ditjen Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar dan Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Maulani Mega Hapsari, S.I.P, M.A (kedua kanan) dan Direktur Bakti Barito Dian A. Purbasari (kanan) berfoto bersama saat meluncurkan Instrumen Pengukuran Perilaku Peduli Lingkungan Hidup di Sekolah yang merupakan program dari Kementeriam KLH dan didukung oleh YBB dan LabSosio UI di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Rabu (6/8). Peluncuran ini menandai dimulainya penyusunan dua instrumen baru, yaitu Instrumen Perilaku Peduli Lingkungan Hidup Sekolah (IPPLHS) dan Instrumen Program Peduli dan Budaya Lingkungan Hidup Sekolah (IPPBLHS), yang akan digunakan untuk menilai tingkat kepedulian siswa dan sekolah terhadap lingkungan. Kedua alat ukur ini diharapkan dapat memperkuat Program Adiwiyata yang sejak 2006 mendorong sekolah-sekolah di Indonesia mengajarkan kebiasaan ramah lingkungan, mulai dari perilaku individu hingga kebijakan sekolah secara menyeluruh.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.