Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menhan Singapura: Menu MBG di Negaranya Hanya Susu

📅 Kamis, 07 Agu 2025, 19:07 WIB | Oleh:
Menhan Singapura: Menu MBG di Negaranya Hanya Susu Doc: ANTARA/HO-Badan Gizi Nasi
Ket. Menhan Singapura Chan Chun Sing (kedua dari kanan) didampingi Sekretaris Utama BGN Brigjen Purnawirawan Sarwono (ketiga dari kiri) saat meninjau pembagian paket MBG di SDN Rawa Badak Utara 01, Jakarta Utara, pada Rabu (6/8).

JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Singapura Chan Chun Sing mengunjungi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Khusus Koja Jakarta Utara pada Rabu (6/8) dan menyatakan negaranya juga memiliki program Makan Bergizi Gratis (MBG) seperti di Indonesia.

Hanya saja, Chan Chun Sing mengatakan di Singapura jenis makanan yang diberikan kepada anak-anak berbeda dengan di Indonesia.

“Di negara kami juga ada program sama, namun menunya beda, yang diberikan hanya susu saja," katanya dalam keterangan resmi dari Badan Gizi Nasional (BGN) di Jakarta, Kamis (7/8).

Pada kunjungan tersebut, Menhan Singapura didampingi oleh Sekretaris Utama BGN Brigjen Purnawirawan Sarwono dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi.

Sebelum melakukan tinjauan ke SPPG, Menhan Singapura menerima paparan terkait MBG yang disampaikan langsung oleh Kepala SPPG Koja.

Dalam paparannya, Rena selaku Kepala SPPG menyampaikan SPPG Koja melayani penerima manfaat sebanyak 3.009 orang yang terdiri dari TK, SD, SMP, SMA, ibu hamil, dan ibu menyusui yang tersebar di kawasan Koja, Jakarta Utara.

Menhan Singapura melemparkan pertanyaan terkait menu yang diberikan kepada penerima manfaat, "Apakah menu untuk siswa SMA sama dengan menu untuk siswa SD, TK, atau SMP?" ujar dia.

Sekretaris Utama BGN menjelaskan, setiap penerima manfaat mendapatkan porsi Angka Kebutuhan Gizi (AKG) sesuai dengan kebutuhannya.

"Untuk anak SMA pasti berbeda dan anggarannya juga disesuaikan karena menu dan porsi makanannya tentu berbeda,” ujar Sarwono.

Usai menerima paparan, Menhan Singapura melanjutkan kegiatan dengan mengunjungi dapur SPPG dan melihat proses masak yang masih berlangsung. Kunjungan dilanjutkan dengan meninjau pembagian paket MBG di SDN Rawa Badak Utara 01, Jakarta Utara.

Sarwono menyampaikan apresiasi atas kunjungan Chan Chun Sing. Ia berharap hal tersebut bisa menjadi awal yang baik untuk membuka peluang kerja sama maupun studi banding sebagai upaya peningkatan kualitas penyelenggaraan program MBG. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mobil Tabrak Kerumunan Oran...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.