Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Maman Abdurrahman: Kolaborasi Kunci Kebangkitan UMKM

📅 Kamis, 07 Agu 2025, 00:45 WIB | Oleh:
Maman Abdurrahman: Kolaborasi Kunci Kebangkitan UMKM Doc: Kementerian UMKM
Ket. Menteri UMKM Maman Abdurahman

JAKARTA – Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, mengatakan kunci kebangkitan UMKM di Indonesia harus ada kolaborasi. Salah satunya kolaborasi strategis pemerintah dengan dunia usaha, khususnya Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO).

Menurut dia, kolaborasi pemerintah dan asosiasi pengusaha sangat potensial untuk mendorong UMKM naik kelas dan berdaya saing tinggi. Ini merupakan langkah untuk membesarkan UMKM bisa masuk ke Pasar Global.

“Kita butuh kolaborasi nyata dari para pengusaha yang telah melewati banyak pengalaman termasuk jatuh bangun dalam dunia usaha. Pengalaman ini diperlukan agar kita bersama bisa membesarkan UMKM Indonesia,” kata Maman di Rakornas APINDO di Bandung, Jawa Barat, Selasa (5/8).

Maman menyebutkan tiga isu utama yang sedang menjadi fokus pemerintah yakni percepatan perizinan dan sertifikasi, akses pembiayaan dan perluasan akses pasar, termasuk ekspor.

Terkait sertifikasi seperti halal dan izin BPOM, lanjut Maman, pihaknya sedang mendorong percepatan proses agar UMKM dapat segera memiliki legalitas. Yang nantinya bisa meningkatkan daya saing UMKM, baik di pasar domestik maupun global.

Menteri Maman juga membuka ruang partisipasi APINDO untuk menjadi mitra bisnis langsung bagi UMKM, termasuk sebagai angel investor. Yakni dari sisi pembiayaan, selain dukungan dari skema formal pemerintah,

Maman juga menyoroti program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai peluang besar bagi pengusaha UMKM untuk masuk ke dalam rantai pasok program tersebut. Program ini disebut potensial untuk mendorong keterlibatan UMKM di berbagai daerah sebagai penyedia bahan pangan berkualitas.

"Pentingnya membuka akses pasar ekspor bagi UMKM, tanpa mengesampingkan aspek kualitas dan keberlanjutan pasokan. UMKM harus naik kelas, tapi tetap menjaga mutu dan keberlanjutan,” kata Menteri Maman.

Menteri Maman berharap kemitraan strategis dengan APINDO dapat terus ditingkatkan. Hal ini agar UMKM Indonesia tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh menjadi kekuatan ekonomi nasional yang tangguh dan mandiri.

Pada kesempatan yang sama Ketua Umum APINDO Shinta Widjaja Kamdani mengatakan perlunya ada kolaborasi semua pihak. Termasuk asosiasi pengusaha dan UMKM dalam membantu menyelesaikan tantangan dan permasalahan yang ada. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.