Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kopdes Bangunharjo Penuhi Kebutuhan Pupuk Bersubsidi bagi 217 Petani

📅 Kamis, 07 Agu 2025, 22:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kopdes Bangunharjo Penuhi Kebutuhan Pupuk Bersubsidi bagi 217 Petani Doc: ANTARA
Ket. Koperasi Desa Merah Putih Kelurahan Bangunharjo Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta.

BANTUL – Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Bangunharjo, Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta menyediakan gerai pupuk bersubsidi untuk memenuhi kebutuhan pupuk bagi 217 petani yang ada di kelurahan tersebut.

Ketua Kopdes Merah Putih Bangunharjo Yeri Widarnanto di Bantul, Kamis (07/8), mengatakan dari beberapa gerai sebagai unit usaha koperasi, yang sering buka dan memberikan pelayanan kepada masyarakat adalah gerai pupuk bersubsidi. 

"Untuk gerai pupuk masih tetap buka dan ada penjaganya, dan pupuk ini modalnya sementara kami dari pengurus beli sendiri. Jadi modalnya dari kami pribadi, pengurus," katanya. 

Selain gerai pupuk, kata dia, unit usaha Kopdes Merah Putih Bangunharjo yang rutin buka adalah gerai elpiji bersubsidi ukuran tiga kilogram, mengingat barang tersebut menjadi salah satu kebutuhan pokok yang harus tersedia. 

"Untuk gerai elpiji masih buka. Setiap seminggu sekali pasokan dari agen distributor datang. Karena kan harganya relatif lebih rendah, jadi sudah inden," katanya. 

Sedangkan untuk gerai simpan pinjam, apotek dan klinik, kata dia, masih tutup, namun pihaknya mengupayakan perizinannya. Sebab, saat ini klinik dan apotek belum buka dikarenakan belum mengantongi izin, sehingga takut menyalahi aturan usaha.

"Tapi, untuk apoteker sudah ada dari Puskesmas Sewon II. Hanya saja, saat ini masih ada kendala terkait izin apotekernya. Proses izin paling cepat enam bulan. Jadi harapannya akhir tahun, izin itu turun," katanya.

Dia juga mengatakan alasan gerai Kopdes Merah Putih Bangunharjo sering tutup dikarenakan baru proses rekrutmen petugas, karena pengurus Kopdes Merah Putih Bangunharjo saat ini masih berstatus sebagai pekerja di kelurahan setempat. 

"Jadi, untuk siaga di situ belum bisa, karena kami masih ada keterbatasan waktu yang terikat di kelurahan. Dan untuk rekrutmen tidak bisa menerima sembarang orang, karena terus terang itu baru pemula," katanya. 

Selain itu, kata dia, sering tutupnya koperasi tersebut berkaitan dengan modal yang belum memenuhi sebagai persyaratan. Sebab, di dalam gerai sembako baru ada produk dari satu agen distributor pangan, sedangkan produk dari Bulog sempat ditarik. 

Namun demikian, kata dia, saat ini pihaknya masih menunggu pencairan modal usaha dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) UMKM yang diupayakan pekan depan. Sebab, surat persetujuan pencairan dana modal baru saja ditandatangani.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Lagi Gandrung, Semua Mau Dihilirisasi, Termasuk Rumput Laut

25 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Lagi Gandrung, Semua Mau Di...
Luar Negeri
Korea Utara Kembali Luncurk...
Daerah
Disdag Mataram: Pekan Ini P...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.