Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wagub DKI Berharap Jakarta World Foklore Festival Tahun Depan Lebih Meriah

📅 Rabu, 06 Agu 2025, 12:58 WIB | Oleh:
Wagub DKI Berharap Jakarta World Foklore Festival Tahun Depan Lebih Meriah Doc: Andri Widiyanto

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menutup Jakarta World Festival Folklore 2025 di Senayan Park, Kelurahan Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (5/8).

Kegiatan yang berlangsung sejak Jumat (1/8) ini melibatkan delegasi budaya dari enam negara yakni, Indonesia, Bulgaria, Russia, India, Korea Selatan dan Jepang.

"Terima kasih kepada seluruh delegasi yang telah datang. Tahun depan kita akan buat kegiatan yang lebih baik lagi," ujar Wagub Rano.

Dijelaskan Wagub Rano, dalam rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan, para peserta juga sempat meramaikan Karnaval Budaya di Car Free Day (CFD), pada 3 Agustus lalu. Diyakininya, kemeriahan dan keramaian saat pelaksanaan CFD memberikan kesan luar biasa pada para peserta Jakarta World Foklore Festival 2025.

Menurut Wagub Rano, kegiatan yang rampung digelar ini baru sebagian saja memenuhi harapannya. Karena itu, Ia berharap pada pelaksanaan tahun mendatang akan lebih banyak negara yang ikut serta.

"Saya harap tahun depan bisa datang lagi. Yang pasti, tahun 2027 saat Jakarta usia 500 tahun kita akan undang 82 negara agar Jakarta bisa jadi kota global," tegas dia.

Council of Organizations of Folklore Festivals and Folk Arts (CIOFF) Indonesia, Said Rachmad, menjelaskan kegiatan ini merupakan hasil kerja sama jajarannya bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Diungkapkannya, Jakarta World Foklore Festival.2025 berisi beragam rangkaian kegiatan mulai dari gala dinner, pertunjukan budaya, hingga kunjungan ke tempat bersejarah di Jakarta dan ke sejumlah sekolah.

Selama di Jakarta, kata Said,para delegasi menginap di Tavia Hotel Heritage dan difasilitasi transportasi bus Transjakarta.

Diharapkannya, pengalaman selama di Jakarta ini akan memberikan pesan kepada dunia tentang kemajuan serta kenyamanan Jakarta.

"Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari peserta, sehingga kami yakin ini bisa mendorong Jakarta menjadi 50 top kota global dunia," pungkas dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

59 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.