Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ternyata Ini Alasan FIFA Belum Beri Izin Kehadiran Suporter Away di Super League

📅 Rabu, 06 Agu 2025, 18:22 WIB | Oleh:
Ternyata Ini Alasan FIFA Belum Beri Izin Kehadiran Suporter Away di Super League Doc: ANTARA/Zaro Ezza Syachniar
Ket. Direktur Utama I.League Ferry Paulus saat ditemui wartawan di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (6/8).

JAKARTA - FIFA masih menahan izin untuk suporter away di Super League. Menurut Dirut I.League Ferry Paulus, keputusan itu dipicu insiden suporter pada laga penutup Liga 1 musim lalu.

Saat ditemui awak media di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu, Ferry menjelaskan larangan itu disebabkan ulah oknum suporter Persib Bandung yang "bereaksi berlebihan" saat merayakan juara "back-to-back" Liga 1 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada 24 Mei.

"Di pertandingan terakhir (Liga 1), flare lah apa, dan yang lebih parahnya lagi adalah pertandingan yang disaksikan oleh delegasi FIFA di penutupan (Liga 1) di Bandung. Bahkan rumput dihancurkan dan lain sebagainya," kata Ferry.

Kala itu, oknum suporter Persib menyalakan flare dan petasan, hingga membuat laga melawan Persis Solo itu terhenti dua kali. Pelatih Persib Bojan Hodak dan sejumlah pemain sempat memohon untuk menghentikan aksi tidak terpuji itu, namun tidak digubris.

Hal ini membuat stadion diselimuti asap dan karena tak memungkinkan lagi melanjutkan laga. Wasit Rio Permana Putra sampai menghentikan pertandingan, walaupun laga masih menyisakan empat menit.

Kondisi lapangan yang semakin berkabut karena ditutupi oleh asap, membuat seremonial juara juga sempat tertunda. Pesta juara Persib itu juga semakin "ternoda" setelah suporter berbondong-bondong turun dan masuk ke lapangan. Situasi ini membuat fasilitas di Stadion GBLA rusak .

"Bukan hanya flare, turun ke lapangan. Kalau hanya flare ya okelah, ini turun ke lapangan, mengganggu kita semua di tribun dan lain sebagainya," tambah Ferry.

Pria 61 tahun itu lalu mengungkapkan bahwa sebelum pertandingan terakhir itu, sebenarnya FIFA sudah memberikan "lampu hijau" untuk kehadiran suporter tamu musim depan (2025/2026).

Ketika itu, kata dia, pihaknya sangat senang dengan respons positif FIFA. Namun, pada akhirnya rencana suporter tamu sirna.

"Sebenarnya sebelum penutupan liga kemarin, liga sudah memberikan lampu hijau, makanya kita sangat happy sekali. Kemudian kita juga sudah me-report bahwa kita sudah berkomunikasi dengan pihak kepolisian, dan kepolisian intinya menunggu keputusan dari FIFA dan semua responsnya positif," ungkap Ferry.

Apa yang terjadi di laga penutup Liga 1 itu juga membuat Persib Bandung tak bisa menjadi laga pembuka untuk Super League. Kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia itu akan dibuka pada Jumat (8/8) dengan laga antara Persebaya Surabaya melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bung Tomo pukul 19.00 WIB. Di musim lalu, Persebaya adalah tim peringkat keempat Liga 1, sementara PSIM adalah juara Liga 2.

"Nah oleh karena itu, liga melarang untuk menjadikan Persib Bandung untuk pertandingan pembuka," tutup dia.

Meski demikian, kehadiran suporter tim tamu untuk musim depan belum sepenuhnya tertutup. "Masih belum diizinkan, masih seperti yang lalu tapi kita akan terus berupaya supaya mendapatkan ruang atau izin dari sana. Bisa jadi mungkin tiga sampai empat bulan yang akan datang. Mudah-mudahan (putaran kedua)," tutup dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...

Ratas Pendidikan Gratis

1 jam lalu | Ones

Nasional
Ratas Pendidikan Gratis
Advertisement
Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.