Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kaltim Rayakan HUT RI ke-80 dengan Vaksinasi Rabies Gratis

📅 Rabu, 06 Agu 2025, 10:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kaltim Rayakan HUT RI ke-80 dengan Vaksinasi Rabies Gratis Doc: Antara Foto
Ket. Petugas memberikan vaksin rabies kepada hewan peliharaan milik pegawai pemerintah, kegiatan vaksin gratis tersebut dalam rangkaian menyambut HUT RI ke- 80.

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Provinsi Kalimantan Timur bersama dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP) setempat mengadakan kegiatan vaksinasi rabies gratis bagi hewan peliharaan jenis kucing dan anjing, dalam rangka menyemarakkan HUT RI ke-80.

Ketua Bidang Kesehatan Hewan DWP Kaltim, drh. Dyah Anggraini di Samarinda, Selasa, menjelaskan kegiatan sosial ini dilaksanakan dalam dua tahap, yakni pada Selasa, 5 Agustus 2025, dengan sasaran hewan peliharaan milik para anggota DWP dari instansi pemerintah dan vertikal di lingkungan Pemerintah.

Sedangkan untuk tahap kedua dilaksanakan selama tiga hari yakni 19-21 Agustus, dengan sasaran hewan peliharaan masyarakat umum.

"Kegiatan ini tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pencegahan rabies serta mendukung program kesehatan hewan di daerah," jelas Dyah.

Secara umum, Dyah Anggraini, menjelaskan bahwa program vaksin rabies gratis ini merupakan bentuk perhatian terhadap isu kesehatan hewan yang ada di lingkungan masyarakat.

“Vaksinasi rabies gratis pada hari ini memang kami prioritaskan untuk anggota DWP Kaltim. Namun masyarakat umum tidak perlu kecewa, karena kami juga akan menyelenggarakan kegiatan serupa yang terbuka untuk umum,” jelasnya.

Vaksinasi rabies untuk masyarakat umum dijadwalkan berlangsung pada 19, 20, dan 21 Agustus 2025 di Klinik Hewan DPKH Provinsi Kaltim.

Masyarakat yang berminat diwajibkan mendaftar terlebih dahulu melalui tautan yang akan disediakan pihak penyelenggara. Setelah mendaftar, peserta akan dihubungi untuk penjadwalan waktu vaksinasi.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk perayaan kemerdekaan, namun juga menunjukkan kepedulian bersama terhadap kesehatan hewan peliharaan dan pencegahan penyakit zoonosis seperti rabies.

Pemprov Kaltim mencatat kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR) tahun 2025 mencapai 1.334 kasus, di mana kasus tertinggi terjadi di Balikpapan.

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kaltim melaporkan hampir 90 persen kasus GHPR terbanyak dibawa oleh hewan anjing.

"Penularan penyakit rabies dari hewan GHPR 92 persen melalui gigitan, cakaran, dan jilatan air liur hewan yang terinveksi,” jelas Dyah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

27 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

36 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.