Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Fitur Bebas Silau Jadikan Nonton TV Tanpa Gangguan

📅 Rabu, 06 Agu 2025, 19:55 WIB | Oleh:
Fitur Bebas Silau Jadikan Nonton TV Tanpa Gangguan Doc: Samsung
Ket. Perbandingan menggunakan teknologi Bebas Silau (Glare Free) dan yang tidak. Fitur ini sebelumnya hanya ada di OLED TV telah hadir juga di jajaran Samsung Neo QLED 8K dan Neo QLED 4K.

JAKARTA – Samsung Electronics Indonesia kembali memantapkan diri sebagai pioner inovasi tampilan dengan menghadirkan fitur Bebas Silatu (Glare Free) di Samsung TV. Setelah sebelumnya dihadirkan pada Samsung OLED TV, fitur ini kini diperluas ke produk-produk Samsung Neo QLED 8K dan Neo QLED 4K.

Bebas Silau adalah inovasi yang dirancang untuk mengurangi pantulan cahaya pada layar Samsung TV yang asalnya dari berbagai sumber, seperti cahaya matahari, lampu ruangan, dan sebagainya. Teknologi  ini adalah inovasi di mana layar TV dapat mengurangi pantulan dengan menggunakan lapisan khusus, sehingga konsumen dapat nonton TV tanpa gangguan cahaya, di berbagai ruangan dengan kondisi cahaya terang maupun gelap. 


Dengan menghadirkan teknologi Bebas Silau di lebih banyak lini produk TV premium, Samsung TV menegaskan kembali perannya sebagai pemimpin industri yang tak hanya mengikuti tren, tapi menciptakan standar baru. Inovasi ini semakin memperkuat posisi Samsung TV sebagai pemimpin global dalam industri televisi, selama 19 tahun berturut-turut.

"Samsung terus mendengarkan kebutuhan konsumen dan menjawabnya dengan inovasi nyata. Teknologi Glare Free adalah wujud dari upaya Samsung TV untuk membuat pengalaman nonton TV semakin nyaman di pencahayaan ruang. Samsung ingin memastikan bahwa di ruangan mana pun, kapan pun, dan apa pun kontennya, konsumen akan tetap mendapatkan kualitas gambar terbaik tanpa gangguan,” ujar Head of Audio Visual Business Samsung Electronics Indonesia, Agung Giri Djatmiko dalam keterangannya pada hari Rabu (6/8).

Tanpa Gangguan Cahaya

Teknologi Bebas Silai dikembangkan berdasarkan respons positif dari pengguna Samsung OLED S95D, yang menyatakan bahwa mereka tak lagi perlu menutup tirai saat nonton TV. Caranya dengan menggunakan lapisan khusus, untuk mengurangi pantulan cahaya (matahari ataupun lampu ruangan), yang terlihat pada layar yang sering mengganggu. 

Dengan menggunakan teknologi Bebas Silau, pantulan cahaya tidak akan mengganggu dan membuat gambar-gambar yang ditayangkan lebih terlihat jelas di ruangan yang terang atau gelap. Hasilnya, layar tetap menampilkan kedalaman warna dan detail tajam sesuai resolusi 8K maupun 4K, tanpa silau yang membuat mata cepat lelah. 

Bebas Silau juga menjadi solusi nyata bagi konsumen yang selama ini menghadapi tantangan pantulan cahaya dari jendela atau pencahayaan ruangan. Kini, TV Anda bisa ditempatkan di mana saja, dekat jendela, di ruang keluarga yang cerah, atau bahkan di ruang terbuka dengan pencahayaan tinggi, tanpa mengorbankan pengalaman visual. Tampilan layar tetap jernih, detail tetap tajam, dan tidak ada lagi bayangan atau silau yang mengganggu, apa pun skenario dan di mana pun Anda nonton TV.

Menonton Nyaman di Ruang Keluarga 

“Binge watching serial favorit di ruang keluarga saat siang bolong bisa jadi persoalan. Biasanya, cahaya

matahari yang masuk dari jendela akan menimbulkan pantulan yang mengganggu di layar,” ujar Agung. 


Dengan teknologi Bebas Silau, tak perlu lagi menutup tirai atau meredupkan lampu. Karena layar tetap jernih, bebas pantulan, dan detail warnanya tetap terlihat jelas meski di ruangan gelap ataupun terang. Teknologi ini memastikan kenyamanan menonton tetap maksimal tanpa kompromi terhadap desain interior ruang terbuka.


Nobar Pertandingan dengan Banyak Lampu

Menonton pertandingan sepak bola atau turnamen game bareng teman-teman di malam hari seringkali dilakukan dengan lampu menyala agar suasana tetap hangat dan seru. Dalam kondisi ini, cahaya lampu biasanya menimbulkan bayangan atau pantulan di layar. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.