- Home
-
- Megapolitan
-
- Festival Seni Disabilitas ...
Festival Seni Disabilitas Perkuat Jakarta Sebagai Kota Inklusif
Selasa, 05 Agu 2025, 15:15 WIBJAKARTA â Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, resmi membuka Festival Seni bagi Penyandang Disabilitas Tingkat Provinsi DKI Jakarta 2025 yang diselenggarakan di Gedung Kesenian Jakarta, Jakarta Pusat, pada Selasa (5/8). Acara dua hari ini menjadi wadah ekspresi seni yang inklusif bagi para penyandang disabilitas di Ibu Kota.
Dalam sambutannya, Rano menegaskan bahwa seni merupakan medium penting untuk mengekspresikan keberagaman sekaligus membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang dalam berkarya. Ia pun mengapresiasi dukungan para pendidik dan orang tua yang setia mendampingi anak-anak disabilitas dalam proses kreatif mereka.
Menurut Rano, berkesenian memberikan ruang bagi individu disabilitas untuk menyalurkan kreativitas dan menunjukkan bakatnya. Ia menilai bahwa dukungan emosional serta moral menjadi fondasi penting untuk mendorong kemandirian dan kontribusi sosial penyandang disabilitas.
âPemerintah DKI Jakarta terus memperluas akses dan ruang ekspresi tidak hanya di bidang seni, tetapi juga dalam pendidikan, pekerjaan, transportasi, dan layanan publik,â ucap Rano dalam pidatonya.
Ia menegaskan bahwa hal ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov untuk meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas.
Festival tahun ini mengangkat tema âSemangat Berkarya Seni dalam Menyongsong 500 Tahun Kota Jakartaâ, menegaskan pentingnya pelibatan seluruh lapisan masyarakat dalam pembangunan kota. Pemerintah ingin memastikan bahwa seluruh warga, termasuk penyandang disabilitas, mendapat ruang yang setara untuk berkembang.
Peserta festival berasal dari berbagai Sekolah Luar Biasa (SLB) serta peserta umum yang dikoordinasikan oleh Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial DKI Jakarta. Kompetisi meliputi Lomba Tari Kreasi Daerah dengan total 110 peserta dalam kelompok 7â10 orang, Lomba Menggambar dengan 25 peserta, serta Lomba Solo Vokal dengan 19 peserta.
Selain kompetisi, festival ini juga menghadirkan bazaar UMKM dan pameran hasil karya seni penyandang disabilitas. Karya-karya tersebut merupakan hasil pelatihan yang dilakukan oleh Suku Dinas Kebudayaan dari lima wilayah kota administrasi DKI Jakarta.
âSelamat mengikuti festival seni dan menikmati karya luar biasa dari para calon seniman penyandang disabilitas ini,â ujar Rano. Ia berharap festival ini bisa menginspirasi masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan Jakarta sebagai kota global yang inklusif dan ramah disabilitas.
- Disabilitas
- Kesenian
- Kota Inklusif dan Ramah Anak
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Peluang Kerja Kaum Disabilitas Perlu Diperluas
-
BMKG Catat 13.156 Gempa Susulan Guncang NTT, Warga Diminta Tetap Waspada.
-
Selangkah Lagi! Airlangga Ungkap IEU-CEPA Tinggal Menanti Persetujuan Dewan UE
-
Taman Budaya Bantul Dikebut, Tahap I Ditarget Rampung Desember
-
Pemkot Bandung Berupaya Hadirkan Infrastruktur yang Ramah Bagi Pesepeda hingga Disabilitas
-
Kabut Asap di Bukittinggi, Satlantas Bagikan Masker untuk Lindungi Wartawan.
-
Mematangkan Persiapan Menjadi Tuan Rumah MTQ Babel 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.