Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Baru Dibuka 3 Jam, Tiket Upacara HUT ke-80 RI di Istana Ludes! Warga War Tiket Demi Lihat Prabowo-Gibran Langsung!

📅 Selasa, 05 Agu 2025, 13:35 WIB | Oleh:
Baru Dibuka 3 Jam, Tiket Upacara HUT ke-80 RI di Istana Ludes! Warga War Tiket Demi Lihat Prabowo-Gibran Langsung! Doc: Youtube Sekretariat Presiden
Ket. Ilustrasi upacara 17 Agustus di Istana Negara

JAKARTA - Antusiasme publik menyambut peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia benar-benar tak terbendung. Hanya dalam waktu kurang dari tiga jam, seluruh kuota undangan untuk mengikuti upacara langsung di Istana Kepresidenan, Jakarta, ludes tanpa sisa!

Situs resmi pendaftaran, pandang.istanapresiden.go.id, yang menjadi satu-satunya akses resmi bagi masyarakat untuk mendapatkan undangan, langsung menutup pendaftaran sebelum pukul 13.00 WIB, Senin (4/8/2025). Padahal, laman itu baru saja dibuka pukul 10.00 WIB pagi hari.

“Pendaftaran undangan upacara di Istana Merdeka telah ditutup,” demikian pemberitahuan yang terpampang di halaman depan situs tersebut, menandakan berakhirnya rebutan tiket ribuan warga yang ingin mengamankan tempat di momen sakral kenegaraan itu.

Tahun ini, Istana hanya menyediakan kuota terbatas sebanyak 8.000 undangan, baik untuk menghadiri upacara Detik-detik Proklamasi pagi hari maupun penurunan Bendera Merah Putih di sore hari. 

Angka itu memang terdengar besar, tapi nyatanya masih belum sebanding dengan jutaan warga yang ingin menyaksikan langsung momen bersejarah pertama Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming sebagai Presiden dan Wakil Presiden memimpin upacara kemerdekaan.

Proses pendaftaran pun menjadi ajang ‘war tiket’ digital, tanpa pemberitahuan real-time soal ketersediaan kuota atau status pendaftaran. Banyak warga mengaku frustrasi karena tak ada sistem antrean atau notifikasi. Yang lambat sedikit, langsung tumbang.

“Rasanya seperti rebutan tiket konser artis internasional,” komentar salah satu netizen di media sosial. Banyak yang kecewa, tapi tak sedikit juga yang bangga karena bisa jadi bagian dari sejarah baru bangsa ini.

Kemeriahan menyambut HUT RI ke-80 ini menandai betapa rakyat masih punya semangat tinggi untuk terlibat langsung dalam perayaan kemerdekaan. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Danantara Borong Saham Burs...
Ekonomi
BI Tangkap Sinyal Ekspansi ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.