Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Papua Barat Fokuskan Vaksin MR dan HPV di Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS)

📅 Senin, 04 Agu 2025, 11:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Papua Barat Fokuskan Vaksin MR dan HPV di Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) Doc: Antara Foto
Ket. Pengelola Program Imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Hendrik Marisan

Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat memfokuskan pemberian vaksin Measles Rubella (MR) dan Human Papilloma Virus (HPV) pada pelaksanaan program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) bulan ini.

Pengelola Program Imunisasi Dinas Kesehatan Papua Barat Hendrik Marisan di Manokwari, Senin, mengatakan vaksin MR diberikan kepada siswa-siswi kelas 1 sekolah dasar yang belum menerima imunisasi.

"Kalau sasaran vaksin HPV yaitu untuk siswi kelas 5, 6, dan kelas 9 yang belum diimunisasi," kata Hendrik.

Dia menjelaskan bahwa pelaksanaan Program BIAS merupakan langkah strategis untuk melengkapi imunisasi dasar, sekaligus melindungi anak dari penyakit menular berbahaya sejak usia dini.

Imunisasi dasar yang diberikan sebelum usia satu tahun akan dilanjutkan pada jenjang usia sekolah, karena kandungan antibodi dari vaksin sebelumnya sudah mulai menurun.

"Imunisasi lanjutan di sekolah meliputi vaksin DT (Difteri Tetanus), MR, dan TD (Tetanus Difteri). Namun, fokus BIAS 2025 yaitu MR dan HPV," ucap Hendrik.

Kementerian Kesehatan telah menetapkan kebijakan baru terkait pemberian vaksin HPV yaitu satu kali, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang membutuhkan dua dosis.

Vaksin HPV bertujuan untuk mencegah kanker serviks dengan prioritas siswi kelas 5 SD, kemudian siswi kelas 6 dan 9 yang belum mendapatkan vaksin dimaksud pada tahun sebelumnya.

"Perubahan kebijakan menjadi alasan perlunya imunisasi bagi siswa yang belum mendapatkan dosis HPV sesuai jadwal," jelas Hendrik.

Menurut dia jumlah kasus kanker serviks di Indonesia termasuk di Papua Barat cukup tinggi, sehingga menjadi latar belakang pelaksanaan vaksinasi HPV kepada anak perempuan sejak usia dini.

Pemberian vaksin HPV tidak dipungut biaya meskipun harganya tergolong mahal, dengan demikian pemerintah daerah mengharapkan kerja sama dari semua komponen masyarakat setempat.

"Ini bagian dari upaya menyongsong generasi emas 2045 yang sehat secara jasmani dan rohani. Kami harap tidak ada penolakan dari masyarakat," ujarnya.

Dinas kesehatan provinsi, kata dia, telah melakukan koordinasi secara berjenjang mulai dari Kementerian Kesehatan hingga dinas kesehatan di tujuh kabupaten di Papua Barat soal jadwal pelaksanaan BIAS.

Vaksinasi MR maupun HPV diselenggarakan pada Agustus 2025 dilanjutkan vaksinasi DT untuk pelajar kelas 1 SD dan vaksinasi TD dengan sasaran pelajar kelas 2 dan 5 SD pada November.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.