Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menuju Pertanian Cerdas, Ngawi Incar 25.000 Hektare Lahan Ramah Lingkungan

📅 Senin, 04 Agu 2025, 23:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menuju Pertanian Cerdas, Ngawi Incar 25.000 Hektare Lahan Ramah Lingkungan Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Kab Ngawi
Ket. Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono bersama forkopimda dalam kegiatan panen dan tradisi Methil Pari bersama petani di Desa Jambangan, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, Senin (4/8/2025).

NGAWI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi, Jawa Timur menargetkan luas lahan pertanian ramah lingkungan berkelanjutan (PRLB) di wilayahnya mencapai 25.000 hektare hingga akhir tahun 2025.

"Pemerintah Kabupaten Ngawi terus meningkatkan program pertanian ramah lingkungan berkelanjutan (PRLB) di wilayah setempat, dengan membatasi penggunaan pupuk sintetis maksimal 200 kilogram per hektar," ujar Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono dalam kegiatan panen dan tradisi Methil Pari bersama petani di Desa Jambangan, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, Senin (4/8).

Sesuai data Dinas Pertanian setempat, saat ini tercatat seluas 22.000 hektare lahan pertanian di Ngawi telah menerapkan sistem PRLB. Adapun, Pemkab Ngawi menargetkan PRLB mencapai 25.000 hektar pada akhir tahun 2025.

Dalam mendukung ketahanan pangan berkelanjutan tersebut, Pemkab Ngawi juga mengembangkan strategi pengendalian hama ramah lingkungan. Salah satunya melalui pemanfaatan mikroorganisme lokal serta pupuk organik dari urine kambing dan kelinci yang terbukti efektif dalam menekan populasi hama tikus tanpa mencemari lingkungan.

Bupati Ony turut mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan jebakan tikus berbahaya yang berpotensi membahayakan manusia dan ekosistem.

Selain itu, sejumlah langkah dan inovasi juga terus dilakukan untuk mendorong dan memperluas pertanian ramah lingkungan berkelanjutan di Ngawi.

Di antaranya mandiri benih In-situ di Ngawi agar benih mudah didapat, serta hilirisasi pertanian bekerja sama dengan "offtaker" yang menampung hasil panen padi Kabupaten Ngawi.

Pemkab Ngawi juga melakukan mitigasi terhadap dampak kemarau, di antaranya melalui perbaikan irigasi tersier, perpompaan, sumur "submersibble", penyediaan varietas toleran kering, serta bantuan benih.

Dengan upaya-upaya tersebut, diharapkan lahan pertanian ramah lingkungan berkelanjutan di Ngawi terus bertambah sehingga mampu menghasilkan mutu produksi padi yang lebih baik untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

Adapun Kabupaten Ngawi sebagai lumbung pangan nasional secara keseluruhan memiliki luas tanam 144.896 hektare dengan produksi padi mencapai 778 ribu ton gabah kering giling (GKG) di tahun 2024.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Strava Catat 33 Persen Akti...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Potensi Tsunami hingga 15 Meter di Cilacap, BMKG Perkuat Edukasi dan Simulasi Evakuasi

Potensi Tsunami hingga 15 Meter di Cilacap, BMKG Perkuat Edukasi dan Simulasi Evakuasi

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.