Festival Pinisi Menghadirkan Keunggulan Budaya yang Sudah Diakui UNESCO 

Senin, 04 Agu 2025, 22:25 WIB

Makassar - Festival Pinisi yang menjadi salah satu dari kalender event Kementerian Pariwisata 2025 menghadirkan keunggulan budaya yang telah diakui organisasi internasional UNESCO.

"Pemkab Bulukumba berupaya optimal menghadirkan keunggulan budaya pada Festival Pinisi XV 2025 yang akan digelar 11 sampai 13 September mendatang," kata Kabid Humas Kominfo Bulukumba Andi Ayatullah Ahmad saat dikonfirmasi dari Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin.

Ket. Foto: Suasana Pantai Bira salah satu titik pa kegiatan Festival Pinisi di Bulukumba, Sulawesi Selatan yang telah menjadi kalender wisata Kementerian Pariwisata pada 2025. — Sumber: Antara

Ia mengatakan festival yang mengusung tema "Culture elaboration for sustainable tourism" itu akan berlangsung pada tiga titik utama yakni di Pantai Mandala Ria, Pantai Merpati dan Bonto Bahari, Bulukumba, Sulsel.

Menurut dia, sejumlah rangkaian lomba maupun ada tradisi telah disiapkan oleh masyarakat dan pemerintah Bulukumba.

Sebagai gambaran untuk mengangkat kekayaan maritim dan kearifan lokal digelar kegiatan sailing Pinisi, karnaval budaya lomba mancing, hias perahu dan Senandung Kopi Kahayya.

Selain itu, ia mengatakan untuk masyarakat umum juga disiapkan berbagai lomba diantaranya lomba foto, video miniatur Pinisi, lomba mewarnai sekaligus menikmati pameran usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan ekonomi kreatif yang menghadirkan produk-produk unggulan Kabupaten Bulukumba dan wilayah sekitarnya.

Festival Pinisi diambil dari nama kapal legendaris Bulukumba Pinisi yang merupakan hasil karya pelaut dan pengrajin kapal daerah yang telah diakui UNESCO sebagai warisan budaya dunia tak benda.

Berkaitan dengan hal tersebut, Andi ayatullah mengatakan perlu ada dukungan masyarakat setempat dan juga para mitra untuk menyukseskan kegiatan yang digelar sekali dalam setahun.

Sementara itu, menurut Mudassir, salah seorang warga Bonto Bahari, Bulukumba, Festival Pinisi memberikan efek bergandabagi warga karena sepanjang kegiatan dapat berjualan untuk menambah penghasilan keluarga.

"Kami menjual 'souvenir' berupa perahu Pinisi mini yang banyak diminati oleh pengunjung," katanya.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Ones

Berita Terbaru

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.