Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinas Pertanian OKU Selatan Beri Penyuluhan Pengendalian Hama Padi

📅 Senin, 04 Agu 2025, 21:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dinas Pertanian OKU Selatan Beri Penyuluhan Pengendalian Hama Padi Doc: ANTARA
Ket. Petani mengikuti penyuluhan pengendalian hama tikus di area sawah.

MUARADUA – Dinas Pertanian Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan (Sumsel), memberikan penyuluhan kepada Kelompok Tani Way Pali tentang cara pengendalian hama padi guna meningkatkan produktivitas hasil pertanian di wilayah itu.

Kepala Dinas Pertanian OKU Selatan Syahtomi di Muaradua, OKU, Sumsel, Senin(04/8), mengatakan penyuluhan diberikan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani di daerah itu tentang berbagai jenis hama yang menyerang tanaman padi dan cara pengendaliannya agar hasil panen bisa maksimal.

"Salah satunya pengendali hama tikus yang sering kali merusak tanaman padi yang ditanam petani hingga menyebabkan gagal panen," katanya.

Penyuluhan tersebut mencakup beberapa aspek penting, antara lain identifikasi hama di mana petani diajarkan untuk mengenali berbagai jenis hama yang umumnya menyerang tanaman padi, seperti tikus, wereng, penggerek batang dan walang sangit.

"Petani langsung mengikuti demonstrasi cara pemberantasan hama tikus di area persawahan dengan pendampingan dari dua orang penyuluh pertanian," katanya.

Petani, kata Syahtomi, juga diberikan tips tentang cara mencegah serangan hama, seperti pengaturan pola tanam, penggunaan varietas unggul yang tahan hama, dan menjaga kebersihan lingkungan sawah.

Selain itu, ia mengatakan penyuluhan juga menekankan pentingnya pendekatan yang mengintegrasikan berbagai metode pengendalian hama untuk hasil yang lebih efektif dan ramah lingkungan.

Beberapa metode yang diperkenalkan kepada petani antara lain penggunaan perangkap tikus serta pemanfaatan racun tikus yang dinilai aman dan efektif untuk mengendalikan populasi hama di sawah.

Melalui penyuluhan itu, ia mengatakan diharapkan petani dapat lebih memahami cara mengendalikan hama padi, sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan hasil panen mereka.

"Melalui penyuluhan dan pendampingan ini, petani diharapkan memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru dalam mengatasi serangan hama, khususnya hama tikus," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mobil Tabrak Kerumunan Oran...

Prosesi adat kansoda'a di Wakatobi

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.