Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sekolah Rakyat di Penajam, Kaltim Memberi Kesempatan bagi Anak Putus Sekolah

📅 Minggu, 03 Agu 2025, 13:10 WIB | Oleh:
Sekolah Rakyat di Penajam, Kaltim Memberi Kesempatan bagi Anak Putus Sekolah Doc: antara foto
Ket. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara, Andi Singkerru

PENAJAM PASER UTARA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara Kalimantan Timur (Kaltim), memastikan Sekolah Rakyat yang dibangun akan memberikan kesempatan bagi anak putus sekolah akibat terkendala biaya di wilayah setempat, dapat kembali mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

“Sekolah Rakyat berikan kesempatan anak putus sekolah yang terkendala biaya dapat sekolah lagi,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara, Andi Singkerru ketika ditanya mengenai sasaran Sekolah Rakyat di Penajam, Minggu (3/8).

Ia menambahkan, Sekolah Rakyat salah satu komitmen pemerintah memberikan kesempatan bagi seluruh masyarakat untuk mendapatkan akses pendidikan, terutama anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Sekolah Rakyat bukan saja merupakan bangunan sekolah dan ruang kelas, tetapi juga dilengkapi dengan asrama, peserta didik tinggal di asrama sekolah dan seluruh kebutuhan ditanggung pemerintah pusat.

Sekolah Rakyat dibangun di Kabupaten Penajam Paser Utara memiliki 36 ruang kelas belajar (RKB), terbagi untuk jenjang pendidikan sekolah dasar (SD) 18 RKB, serta sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) masing-masing sembilan RKB.

Ia mengatakan, Sekolah Rakyat tersebut akan dibangun Kementerian Pekerjaan Umum Pekerjaan (PU) di Kabupaten Penajam Paser Utara pada 2026, di atas lahan 6,7 hektare di Kelurahan Lawe-Lawe, Kecamatan Penajam yang telah disiapkan pemerintah kabupaten.

Dinas Dikpora Kabupaten Penajam Paser Utara mulai melakukan persiapan tahap awal dengan melakukan perekrutan tenaga pendidik dan menjaring anak-anak warga kurang mampu sebagai calon peserta didik Sekolah Rakyat tersebut.

Penjaringan calon peserta didik Sekolah Rakyat dilakukan bekerja sama dengan Dinas Sosial Kabupaten Penajam Paser Utara dengan melakukan koordinasi berkelanjutan agar calon peserta didik benar-benar anak warga kurang mampu.

Penjaringan calon peserta didik Sekolah Rakyat tersebut mengacu pada data terpadu kesejahteraan sosial atau DTKS Dinas Sosial Kabupaten Penajam Paser Utara, demikian Andi Singkerru.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.