Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemancing Hilang Diterkam Buaya di Sungai Menduk, Basarnas Bangka Turun Tangan

📅 Minggu, 03 Agu 2025, 11:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemancing Hilang Diterkam Buaya di Sungai Menduk, Basarnas Bangka Turun Tangan Doc: Antara Foto
Ket. Tim Rescue Basarnas Pangkalpinang melakukan pencarian korban diterkam buaya di Sungai Menduk, Minggu (3/8/2025)

Basarnas Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), mengerahkan satu tim rescue untuk mencari pemancing ikan berinisial I (53) yang hilang diterkam buaya di Sungai Menduk, Kabupaten Bangka, pada Sabtu (2/8) malam.

"Kami juga mengerahkan alat utama drone thermal dan crocodile attack protection equipment (Cape) untuk mempermudah pencarian terhadap korban diterkam buaya ini," kata Kepala Basarnas Kota Pangkalpinang I Made Oka Astawa di Pangkalpinang, Minggu.

Ia mengatakan informasi kejadian yang menimpa seorang pria berinisial I (53), warga Desa Paya Benua, Kabupaten Bangka, yang hilang diterkam buaya saat mencari ikan di Sungai Menduk, diterima Basarnas pada Sabtu (2/8) malam.

Berdasarkan informasi dari rekan korban, kata dia, mereka mencari ikan dengan memancing di alur Sungai Menduk menggunakan perahu kecil. Pada pukul 21.03 WIB saat hendak memasang pancing miliknya, tiba-tiba korban diterkam buaya dan diseret ke dalam air.

Teriakan korban terdengar oleh rekan korban yang berada tidak jauh dari korban. Rekan korban bergegas menghampiri dan melihat seekor buaya menyeret tubuh korban ke dalam air.

Melihat hal tersebut, lanjut dia, rekan korban bergegas melaporkan kejadian tersebut ke Kepala Desa Payabenua dan informasi tersebut diteruskan ke Basarnas Pangkalpinang untuk meminta bantuan SAR.

"Informasi yang kita terima semalam dan tim rescue segera dikirim ke lokasi untuk membantu mencari korban," katanya.

Selain itu pihaknya melakukan pencarian pada malam hari dengan visual drone thermal, namun keberadaan korban dan predator buas tersebut tidak terlihat.

"Hari ini kami melanjutkan pencarian dan semoga upaya pencarian dapat segera membuahkan hasil,".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Megapolitan
BMKG Prakirakan Cuaca DKI J...
Daerah
Jangan Panik! Khofifah Mint...
Olahraga
Timnas Futsal Indonesia Tel...
Advertisement
'Dark Tourism' di Tiongkok Makin Populer, Turis Rela Diterjang Banjir dan Topan Buatan

'Dark Tourism' di Tiongkok Makin Populer, Turis Rela Diterjang Banjir dan Topan Buatan

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.