Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pesan Menhut untuk Sumbar: Lindungi Hutan dan Satwa Langka

📅 Sabtu, 02 Agu 2025, 19:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pesan Menhut untuk Sumbar: Lindungi Hutan dan Satwa Langka Doc: Antara Foto
Ket. Bentangan hutan di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Ferdinal Asmin mengatakan Menteri Kehutanan (Menhut) RI Raja Juli Antoni berpesan pentingnya untuk menjaga kelestarian hutan, terutama satwa endemik langka yang ada di Ranah Minang.

"Pak Menhut berpesan pentingnya menjaga kelestarian hutan dan satwa, terutama satwa endemik," kata Ferdinal Asmin di Kota Padang, Sabtu.

Menhut RI bersama Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumbar pada Kamis (31/7).

Kunjungan kerja itu dalam rangka meninjau kegiatan konservasi Harimau Sumatra yang dilaksanakan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar, bekerja sama dengan Yayasan Arsari Djojohadikusumo dan didukung oleh TNI Angkatan Udara.

Dalam kesempatan tersebut, Menhut didampingi oleh Ketua Yayasan Arsari Djojohadikusumo, Hashim Djojohadikusumo dan TNI AU untuk meninjau langsung proses rehabilitasi satwa, termasuk fasilitas karantina, klinik satwa dan area monitoring perilaku satwa liar.

Ferdinal mengatakan kedatangan Menhut ke Ranah Minang tidak hanya meninjau proses rehabilitasi satwa, namun juga mengingatkan kesinambungan serta menjaga kelestarian hutan.

"Pak Menteri juga berpesan agar tidak ada perusakan hutan, karena bisa merusak ekosistem yang ada di dalamnya," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Ferdinal mengatakan Ketua Yayasan Arsari Djojohadikusumo, Hashim Djojohadikusumo memiliki peran dan andil yang cukup besar dalam menjaga ekosistem hutan, termasuk populasi Harimau Sumatra di Ranah Minang.

"Jadi, Pak Hashim Djojohadikusumo ini memiliki kawasan hutan yang pada intinya mempertahankan keanekaragaman hayati dan sejenisnya,".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.