Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Surabaya Masuk Finalis Bloomberg Mayors Challenge 2025

📅 Jumat, 01 Agu 2025, 01:49 WIB | Oleh:
Surabaya Masuk Finalis Bloomberg Mayors Challenge 2025 Doc: Istimewa
Ket. Dalam kompetisi Bloomberg Philanthropies Mayors Challenge, ada empat kota di Asia Tenggara yang terpilih sebagai finalis. Diantaranya, Kota Pasig, Kota Naga, dan Kota Cauayan dari Filipina, serta Surabaya, Indonesia.

SURABAYA - Kota Surabaya dinobatkan masuk dalam 50 finalis Bloomberg Philanthropies Mayors Challenge 2025. Dalam kompetisi ini, Surabaya dinilai menjadi salah satu kota di dunia, khususnya Indonesia yang memiliki ide-ide ambisius untuk meningkatkan kualitas kota dan kehidupan penduduknya. 

Dalam kompetisi Bloomberg Philanthropies Mayors Challenge, ada empat kota di Asia Tenggara yang terpilih sebagai finalis. Diantaranya, Kota Pasig, Kota Naga, dan Kota Cauayan dari Filipina, serta Surabaya, Indonesia. Keempat kota ini, merupakan bagian dari anggota Local Government for Sustainability (ICLEI) atau pemerintah daerah berkelanjutan yang mendorong pembangunan rendah emisi, berbasis alam, adil, berketahanan, dan sirkular. 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, Kota Pahlawan menjadi salah satu dari 50 finalis Bloomberg Philanthropies Mayors Challenge 2025. Dalam kompetisi ini, Surabaya akan menerima pendanaan dan dukungan dari Bloomberg Philanthropies Mayors Challenge untuk meningkatkan pengelolaan air bersih, limbah, sanitasi, pengembangan ekonomi, dan tenaga kerja. 

“Upaya ini akan dilakukan untuk mengatasi salah satu masalah limbah plastik yang paling berbahaya, yaitu popok sekali pakai. Popok ini mencemari sungai yang digunakan sebagai sumber vital kita, dan itu membanjiri tempat pembuangan akhir (TPA),” kata Wali Kota Eri, Kamis (31/7/2025). 

Agar popok sekali pakai tidak mencemari lingkungan, Wali Kota Eri menyebutkan, Surabaya berinisiatif mensosialisasikan kepada masyarakat agar menggunakan popok guna ulang yang diproduksi secara lokal di Kota Pahlawan. “Melalui popok guna ulang, Surabaya merintis solusi berkelanjutan yang melindungi lingkungan dan pasokan air kita, sekaligus menciptakan lapangan kerja lokal,” sebut Wali Kota Eri. 

Wali Kota Surabaya yang akrab dengan sapaan Cak Eri Cahyadi itu menyampaikan, bahwa polusi limbah popok sekali pakai sudah sejak lama belum mampu diatasi dengan baik. “Limbah popok sekali pakai adalah tantangan yang ingin sekali kami atasi, dengan dukungan ini kami dapat memenuhi kebutuhan warga sekaligus menghidupkan kembali layanan penting di kota ini bagi komunitas kami,” ujar Cak Eri. 

Di samping itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kota Surabaya Irvan Wahyudrajad mengatakan, empat kota yang masuk dalam finalis Bloomberg Philanthropies Mayors Challenge 2025 adalah empat kota di Asia Tenggara. Diantaranya Kota Pasig, Kota Naga, dan Kota Cauayan dari Filipina, beserta Kota Surabaya, Indonesia. 

Lebih dari 600 calon kota di seluruh dunia, Pasig, Naga, Cauayan, dan Surabaya dinilai lebih menonjol, karena keempat kota itu memiliki ide-ide yang berakar pada kebutuhan komunitas yang nyata. Kota Pasig diakui atas tujuannya dalam mengubah saluran air, dimanfaatkan menjadi taman apung yang menyediakan layanan seperti rekreasi, klinik kesehatan, dan perpustakaan. 

Sedangkan Kota Naga, saat sedang mengembangkan sistem peringatan dini banjir dan hujan ekstrem yang didukung oleh AI dan partisipasi warga. Sementara itu, Kota Cauayan sedang menciptakan sistem peringatan dini demam berdarah. “Di sisi lain, Kota Surabaya berupaya untuk mengalihkan warganya dari menggunakan popok sekali pakai ke popok kain ramah lingkungan yang diproduksi secara lokal,” kata Irvan. 

Irvan menerangkan, dalam kompetisi ini setiap kota finalis akan menerima dana hibah sebesar 50.000 dolar AS yang digunakan untuk menguji dan menyempurnakan ide-ide mereka. Selain itu kota finalis juga mendapatkan dukungan dari para ahli selama beberapa bulan mendatang. Setelah ini, akan ada 25 kota teratas yang akan diumumkan pada awal 2026, masing-masing akan dianugerahi 1 juta dolar AS dan diberi bantuan teknis jangka panjang untuk meningkatkan dan mengimplementasikan inovasi mereka.

“Bloomberg Mayors Challenge ini telah membantu 38 kota di seluruh dunia untuk mengimplementasikan ide keberlanjutan mereka, dengan berbagai contoh model sukses yang telah direplikasi di lebih dari 330 kota hingga saat ini,” pungkas Irvan. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.