Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keren! Enam Pelajar Indonesia Tembus Olimpiade Matematika Dunia 2025, Bawa Pulang Medali Meski Saingan dengan 110 Negara!

📅 Jumat, 01 Agu 2025, 12:50 WIB | Oleh:
Keren! Enam Pelajar Indonesia Tembus Olimpiade Matematika Dunia 2025, Bawa Pulang Medali Meski Saingan dengan 110 Negara! Doc: Instagram/ Puspresnas

JAKARTA - Di tengah panasnya persaingan global, Indonesia kembali menunjukkan taringnya lewat generasi muda yang berprestasi di bidang akademik. Enam pelajar SMA dari berbagai penjuru Tanah Air berhasil menorehkan prestasi membanggakan di ajang International Mathematical Olympiad (IMO) ke-66 yang digelar pada 10–20 Juli 2025 di Sunshine Coast, Queensland, Australia.

Tak main-main, mereka harus beradu kecerdasan dengan 630 peserta dari 110 negara, namun tetap mampu membuktikan kualitasnya dengan membawa pulang 4 medali perunggu dan 2 honorable mention. Hasil ini menempatkan Indonesia di peringkat 45 dunia, berdasarkan data resmi panitia IMO.

Empat medali perunggu diraih:
1. Janssen Edyth Lim (SMAK Immanuel Pontianak)
2. Raymond Christopher Tanto (SMAK Kalam Kudus Sukoharjo)
3. Jesreel Hasiholan Sigalingging (SMAS Kristen 5 BPK Penabur Jakarta)
4. Louis Wilson Gunawan (SMAS 1 Kristen BPK Penabur Jakarta)

Sementara dua penghargaan honorable mention diberikan kepada:
1. Leonardo Valerian (SMA Darma Yudha, Riau)
2. Danica Odelia (SMAS Kristen BPK Penabur Gading Serpong)

Tim cerdas ini dipimpin oleh Nanang Susyanto, dengan Aleams Barra sebagai wakil pemimpin. Mereka merupakan hasil seleksi ketat dan pembinaan intensif dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bersama Pusat Prestasi Nasional (@Puspresnas).

IMO sendiri dikenal sebagai kompetisi matematika paling bergengsi di dunia untuk pelajar tingkat SMA. Indonesia sudah ikut ambil bagian sejak tahun 1988 dan selama 37 kali keikutsertaan, telah mengumpulkan 6 medali emas, 30 perak, 65 perunggu, serta 39 honorable mention.

Untuk tahun ini, posisi teratas diraih China, disusul Amerika Serikat di peringkat kedua dan Korea Selatan di posisi ketiga.

Meski Indonesia belum masuk 10 besar, pencapaian tahun ini tetap menjadi bukti bahwa pelajar kita mampu bersaing di kancah internasional.

Prestasi ini bukan hanya soal medali, tapi tentang keberanian menghadapi tantangan dunia. Enam pelajar ini bukan cuma mewakili sekolahnya, tapi membawa nama baik bangsa ke panggung global.

Selamat untuk para juara matematika Indonesia! Teruslah jadi inspirasi bagi generasi penerus!

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.