Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penuh Haru, Begini Cerita Dokter di Rusia Nekat Lanjut Bedah Meski Gempa 8,8 SR Guncang Ruang Operasi!

8 Kamis, 31 Jul 2025, 15:32 WIB | Oleh:
Penuh Haru, Begini Cerita Dokter di Rusia Nekat Lanjut Bedah Meski Gempa 8,8 SR Guncang Ruang Operasi! Penuh Haru, Begini Cerita Dokter di Rusia Nekat Lanjut Bedah Meski Gempa 8,8 SR Guncang Ruang Operasi! Doc: Istimewa

JAKARTA - Pemandangan dramatis bak adegan film thriller medis terjadi nyata di Kamchatka, Rusia! Saat gempa bumi berkekuatan 8,8 skala Richter mengguncang lepas pantai Pasifik pada Rabu (30/7/2025), tim dokter di Pusat Onkologi Regional Kamchatka tengah melakukan operasi perut terbuka pada seorang pasien.

Namun alih-alih panik atau menghentikan tindakan medis, tim medis memilih bertaruh nyawa dan tetap menyelesaikan operasi, di tengah ruangan yang bergetar hebat, lampu goyah, alat-alat berguncang, dan dentingan logam dari peralatan yang jatuh bersahutan!

Aksi heroik ini direkam dan kemudian viral di media sosial, setelah Menteri Kesehatan Kamchatka, Oleg Melnikov, mengunggah videonya ke Telegram. 

Dalam video tersebut, tampak para dokter dan perawat berpacu dengan waktu dan alam, berjuang keras menjaga kestabilan pasien di atas meja operasi.

Satu staf terlihat menahan monitor agar tidak roboh, sementara seorang perawat mencengkram erat nampan bedah agar alat-alat tidak berserakan. 

Getaran besar datang bergelombang, dan tak satu pun dari mereka meninggalkan posisi.

Melnikov menyebut mereka “pahlawan berjas putih” yang layak mendapatkan penghargaan negara. 

Tapi bagi kepala unit bedah, dr. Yana Gvozdeva, yang memimpin operasi, ini bukan soal gelar, ini tentang menyelamatkan nyawa.

“Menghentikan operasi bukan pilihan! Prosedurnya adalah laparotomi, dan jika pasien sadar saat perut terbuka, itu bisa berakibat fatal,” jelas Gvozdeva kepada media Meduza. 

Ia menyatakan yang terpenting adalah menjaga agar meja operasi tetap stabil dan pasien tak sampai terjatuh.

“Bayangkan jika pasien jatuh dari meja saat perut terbuka itu bisa jadi tragedi ganda!” tambahnya dengan nada tegas.

Gvozdeva menyebut gempa ini sebagai yang paling kuat dan menakutkan sepanjang kariernya. 

Selama 5 hingga 6 menit penuh, ruangan terus diguncang, dan mereka tak tahu apakah akan selamat. 

Tapi tugas menyelamatkan nyawa tak bisa ditunda meski bumi sedang berguncang.

“Tak ada yang bisa menghentikan kami tidak bumi, tidak alat bedah yang berjatuhan, tidak ketakutan. Kami hanya fokus, menyelesaikan pekerjaan kami,” pungkasnya.

Aksi para dokter ini pun viral dan menuai pujian dunia. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

PSS Sleman Harus Menang Atas Bhayangkara Sore Ini

25 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
PSS Sleman Harus Menang Ata...

Persib Sesumbar Akan Tundukkan Java United Malam Ini

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Persib Sesumbar Akan Tunduk...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.