Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dermaga Rusak, Tsunami Kamchatka Melanda California, Oregon, dan Washington

📅 Kamis, 31 Jul 2025, 00:09 WIB | Oleh:
Dermaga Rusak, Tsunami Kamchatka Melanda California, Oregon, dan Washington Doc: Istimewa
Ket. Survei Geologi AS memperkirakan kerusakan dapat mencapai miliaran dan mengeluarkan peringatan merah untuk potensi dampak.

CALIFORNIA - Gempa berkekuatan 8,8 skala Richter di lepas pantai Semenanjung Kamchatka, Russia, Rabu (30/7) dini hari memicu tsunami yang mengirimkan gelombang melintasi Samudra Pasifik, mendorong evakuasi dan deklarasi darurat dari Rusia hingga Hawaii. 

Dari Newsweek, meskipun peringatan tsunami tingkat tertinggi yang dikeluarkan untuk garis pantai Amerika Serikat telah diturunkan menjadi status waspada, namun itu telah meninggalkan dampak kerusakan. 

Gelombang tsunami dari gempa di Russia itu dilaporkan merusak dermaga di Pelabuhan Crescent City. 

Gelombang air yang kuat pada Rabu pagi menyebabkan kerusakan struktural di Inner Boat Basin, Crescent City, tempat dek di dermaga H terangkat dan akhirnya tenggelam, menurut Harbormaster Mike Rademaker.

Insiden itu terjadi sekitar pukul 02.40 dini hari, ketika ombak setinggi beberapa kaki menghantam tiang dermaga, menyebabkan struktur dermaga terpisah sepenuhnya. Tidak ada korban luka yang dilaporkan, tetapi pelabuhan mengalami kerusakan yang terlihat.

Crescent City, yang terletak di sudut barat laut California, sudah tidak asing lagi dengan dampak tsunami. Garis pantainya yang berbentuk bulan sabit secara historis telah memperkuat energi gelombang, termasuk tsunami dahsyat tahun 1964 yang merenggut 11 nyawa dan menghancurkan hampir 300 bangunan.

Para pejabat terus menaksir kerusakan karena aktivitas tsunami masih berlangsung di sepanjang pantai Pasifik.

California Utara, yang sebelumnya berada di bawah status waspada, kini bergabung dengan wilayah lain yang berada di bawah status waspada yang lebih ringan.

Yang Perlu Diketahui dari gempa Kamchatka: 

Gelombang tsunami setinggi 1,3 meter mencapai California, dengan peringatan dikeluarkan di seluruh Pantai Barat. Beberapa peringatan dan imbauan tersebut telah dicabut seiring berjalannya hari.

Pemerintah setempat di Polinesia Prancis awalnya memperingatkan adanya gelombang setinggi 13 kaki, tetapi Komisi Tinggi Republik Polinesia Prancis kemudian menurunkan perkiraan tersebut menjadi antara 3,6 dan 8,2 kaki.

Hawaii mengalami surutnya air hingga 30 kaki; tidak ada kerusakan signifikan yang dilaporkan.

Rusia melaporkan adanya korban luka dan kerusakan bangunan di Petropavlovsk-Kamchatsky, dengan pemadaman listrik yang meluas.

Gunung berapi Klyuchevskoy di Rusia meletus, memicu aliran lava dan aktivitas eksplosif, menurut monitor geologi.
Filipina, Meksiko, Selandia Baru, dan beberapa pulau Pasifik juga mengaktifkan protokol tsunami.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.