Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menekraf Bangun Sektor Seni Rupa Lewat Kolaborasi Pelukis Antarnegara

📅 Rabu, 30 Jul 2025, 19:47 WIB | Oleh:
Menekraf Bangun Sektor Seni Rupa Lewat Kolaborasi Pelukis Antarnegara Doc: ANTARA/HO-Kemenekraf
Ket. Pelukis asal Jerman, Christopher Lehmpfuhl melukis Monumen Nasional (Monas) dari lantai 23 gedung Balai Kota Jakarta, Selasa (29/7).

JAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif (Menteri Ekraf) Teuku Riefky Harsya mengatakan kolaborasi pemerintah dengan komunitas pelukis antarnegara bisa membangun sektor seni rupa yang berdaya saing.

"Kegiatan ini bukan hanya memperlihatkan kekuatan seni sebagai media ekspresi, tetapi juga menjadi bentuk nyata kolaborasi antara pelukis mancanegara dan pelaku seni lokal," ucap Riefky dalam keterangan pers yang diterima, Rabu (30/7).

Riefky yang menghadiri momen pelukis asal Jerman, Christopher Lehmpfuhl melukis Monumen Nasional (Monas) secara langsung, mengatakan kegiatan ini sebagai simbol kerja sama kreatif lintas negara yang mempertemukan seniman internasional dan lokal.

Menteri Ekraf Teuku Riefky juga menegaskan dukungan pemerintah terhadap subsektor seni rupa, khususnya seni lukis, sebagai bagian dari penguatan ekosistem kreatif nasional karena memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja, penguatan identitas budaya, dan peningkatan nilai tambah produk kreatif.

"Seni lukis bukan hanya ekspresi estetika, tetapi juga instrumen ekonomi yang dapat mengangkat citra Indonesia di mata dunia," ujar Menteri Ekraf Teuku Riefky.

Lukisan Monas oleh Christopher menjadi bagian dari proyek seni yang akan membawanya menjelajahi berbagai daerah di Indonesia untuk menangkap kekayaan budaya melalui media lukis.

Di setiap daerah yang dikunjungi, Christopher akan bekerja bersama pelukis Indonesia, membuka ruang edukasi kreatif dan memperluas jejaring seniman antardaerah.

Melalui program-program strategis dan kerja sama lintas sektor seperti ini, seni rupa diharapkan mampu menjadi salah satu motor utama dalam mendorong transformasi ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

Teror Rakun 'Jahil' Bikin Warga Jepang Resah

18 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Teror Rakun 'Jahil' Bikin W...
Daerah
Preman Pelaku Pungli di Jal...

Final Ganda Putra Bulu Tangkis, Leo/Daniel Memaksa Set Ketiga

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Final Ganda Putra Bulu Tang...
Advertisement
Final Bertarung  Gagah Perkasa Jatuh Bangun, Leo/Daniel Persembahkan Medali Emas Ganda Putra Bulu Tangkis

Final Bertarung Gagah Perkasa Jatuh Bangun, Leo/Daniel Persembahkan Medali Emas Ganda Putra Bulu Tangkis

29 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.