Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Heboh Surat Cinta Ditjen Pajak Bikin Panik Warganet: SP2DK Bertebaran, Siap Siap Diperiksa!

📅 Rabu, 30 Jul 2025, 09:38 WIB | Oleh:
Heboh Surat Cinta Ditjen Pajak Bikin Panik Warganet: SP2DK Bertebaran, Siap Siap Diperiksa! Doc: Freepik

JAKARTA - Media sosial tengah diramaikan dengan curhatan warganet yang kebanjiran surat dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) alias Ditjen Pajak bukan surat biasa, tapi surat cinta yang bikin jantung berdebar, SP2DK atau Surat Permintaan Penjelasan atas Data dan/atau Keterangan. 

Di balik istilah manis itu, tersimpan potensi pemeriksaan pajak yang bisa bikin pusing tujuh keliling!

Surat ini bukan sekadar formalitas. SP2DK diterbitkan ketika DJP mendeteksi kejanggalan antara penghasilan yang dilaporkan wajib pajak dengan data yang dimiliki negara. 

Ketidaksesuaian bisa berasal dari laporan SPT, data pihak ketiga, hingga transaksi keuangan yang mencurigakan. Jika penjelasan dari wajib pajak dianggap tidak memadai, maka pemeriksaan lebih dalam pun bisa dimulai.

Menurut Rosmauli, Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas DJP Kemenkeu, sebanyak 185.000 SP2DK telah dikirim hingga 25 Juli 2025! Namun, ia membantah langkah ini berkaitan dengan upaya menambal penerimaan negara.

“Penerbitan SP2DK adalah bentuk pengawasan rutin atas kepatuhan pajak, dan tidak tergantung pada naik-turunnya penerimaan negara,” tegasnya.

Namun realitanya, fenomena ini sudah mengguncang para wajib pajak maupun konsultan pajak. Seorang konsultan pajak yang tak ingin disebut namanya bahkan menyebut hampir semua kliennya sekarang datang dengan membawa SP2DK. 

Bahkan, Prianto Budi Saptono dari Pratama Kreston Tax Research Institute mengaku ia sendiri pun turut menerima SP2DK!

Lebih dari sekadar pengawasan, gelombang SP2DK yang datang di tengah lesunya ekonomi dinilai bisa menjadi beban tambahan. Jika hingga akhir tahun terdeteksi potensi shortfall atau kekurangan penerimaan negara, DJP diprediksi akan semakin agresif mengobrak-abrik data wajib pajak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.